Soalparigi.ID – Tokoh pemuda sekaligus politisi Kabupaten Sigi, Imran Latjedi, SH, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas realisasi Program BERANI LANCAR yang telah memperbaiki ruas jalan provinsi Lemban Tongoa–Kulawi hingga kini mulus dan lancar.
Imran Latjedi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny A Lamadjido atas perhatian pemerintah provinsi terhadap infrastruktur di wilayah Kabupaten Sigi.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur Anwar Hafid dan Ibu Wagub Reny A Lamadjido. Hari ini ruas jalan provinsi yang menghubungkan Lemban Tongoa–Kulawi sudah mulus,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Sigi itu.
Ia menambahkan, selama bertahun-tahun kondisi ruas jalan tersebut rusak parah dan baru mulai membaik sejak akhir tahun 2025 setelah dilakukan perbaikan secara menyeluruh.
Apresiasi serupa juga disampaikan Mustafa. Menurutnya, kelancaran ruas jalan tersebut merupakan hasil nyata perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang didukung kolaborasi baik dengan Pemerintah Kabupaten Sigi.
“Kita patut bersyukur atas perhatian pemerintah provinsi. Dengan kolaborasi yang baik bersama Pemkab Sigi, ruas jalan kurang lebih satu kilometer ini kini sudah mulus, dengan anggaran sekitar Rp3 miliar dari APBD 2025,” ujar Mustafa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Sigi, Ir. Edy Dwi Saputro, S.T., M.M., turut mengapresiasi sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan Pemkab Sigi.
“Kolaborasi yang dibangun oleh bupati, gubernur, dan pemerintah pusat adalah contoh nyata kehadiran negara secara maksimal demi kepentingan masyarakat,” ungkap Edy.
Ia menjelaskan, jika sebelumnya pembangunan dilakukan berdasarkan kewenangan masing-masing, kini seluruh unsur pemerintahan hadir bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemkab Sigi pun menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Tengah dan Presiden Republik Indonesia.
Edy juga mengungkapkan rencana lanjutan pembangunan ruas jalan tersebut. “Direncanakan tahun ini Lemban Tongoa tembus ke Parigi. Pak Gubernur kembali membantu anggaran sekitar Rp10 miliar. Jika ditingkatkan, jalan ini nantinya menjadi jalur alternatif kawasan kebun kopi,” jelasnya.
Mantan Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudianto, membenarkan bahwa ruas jalan Lemban Tongoa–Kulawi dibiayai melalui APBD Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2025.
“Sekitar satu kilometer ruas jalan Lemban Tongoa tembus ke Kulawi kami kerjakan pada 2025 dengan anggaran kurang lebih Rp3 miliar dari APBD,” ujar Asbudianto yang kini menjabat Sekretaris Dinas sekaligus Pelaksana Tugas Kepala BPBD Sulawesi Tengah.






