Rakor Duta Promosi Investasi Parigi Moutong Fokus Matangkan Grand Final dan Dorong Minat Investor

/ Foto : Diskominfo Parimo

Soalparigi.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mulai mematangkan persiapan pemilihan Duta Promosi Investasi Sulawesi Tengah 2026 melalui rapat koordinasi (rakor) yang digelar Senin (29/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ramatama dan difokuskan pada kesiapan teknis serta strategi promosi investasi daerah.

Rakor tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan kelancaran pelaksanaan grand final yang dijadwalkan berlangsung pada 10 April 2026 di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong. Agenda ini diproyeksikan menjadi ajang promosi potensi daerah sekaligus menarik minat investor ke wilayah Sulawesi Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase bersama Wakil Bupati Abdul Sahid dan Sekretaris Daerah Zulfinasran menyambut langsung perwakilan dari tingkat provinsi. Kehadiran jajaran pimpinan daerah menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung penguatan investasi sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi.

Pembahasan dalam rakor difokuskan pada sejumlah aspek teknis penyelenggaraan. Di antaranya proses seleksi peserta, sistem pendampingan melalui Liaison Officer (LO), serta kesiapan akomodasi bagi finalis dan tamu undangan yang akan hadir dari berbagai kabupaten/kota.

Panitia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. Mengingat skala kegiatan yang melibatkan peserta dari seluruh Sulawesi Tengah, kesiapan logistik dan manajemen acara menjadi perhatian utama.

Pemilihan Duta Promosi Investasi tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga memiliki fungsi strategis dalam memperkenalkan potensi unggulan daerah. Para finalis diharapkan mampu menjadi representasi daerah dalam mempromosikan peluang investasi secara lebih luas.

Melalui ajang ini, setiap kabupaten/kota akan menampilkan potensi andalan masing-masing, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga pariwisata. Pendekatan ini dinilai efektif untuk membangun citra daerah sekaligus membuka peluang kerja sama dengan investor.

Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran publik, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya investasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Keterlibatan generasi muda dinilai penting sebagai agen promosi yang adaptif terhadap perkembangan informasi dan teknologi.

Grand final nantinya akan diikuti oleh 17 finalis putra dan putri terbaik yang telah lolos tahap seleksi sebelumnya. Kegiatan tersebut diperkirakan akan dihadiri sekitar 200 undangan dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, dunia usaha, hingga kalangan akademisi.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut diharapkan dapat memperkuat jejaring kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan investor. Forum ini juga menjadi ruang interaksi langsung untuk membahas peluang investasi yang potensial dikembangkan di Sulawesi Tengah.

Sebagai bagian dari strategi promosi, panitia turut menyiapkan berbagai produk unggulan lokal untuk diperkenalkan kepada para tamu. Komoditas khas seperti durian menjadi salah satu daya tarik yang diharapkan mampu mencuri perhatian investor.

Langkah ini menunjukkan bahwa promosi investasi tidak hanya dilakukan melalui presentasi, tetapi juga dengan menghadirkan langsung potensi nyata yang dimiliki daerah. Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif dalam memberikan gambaran konkret kepada calon investor.

Pemerintah daerah berharap para duta yang terpilih nantinya mampu berperan aktif dalam mempromosikan peluang investasi, baik di tingkat regional maupun nasional. Peran ini menjadi penting dalam memperluas jaringan promosi dan menarik lebih banyak investasi masuk ke daerah.

Rakor ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian HUT Ramatama tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi. Fokus pada investasi menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan pertumbuhan daerah secara berkelanjutan.

Ke depan, keberhasilan kegiatan ini akan sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Tanpa kolaborasi yang kuat, potensi yang dimiliki daerah berisiko tidak berkembang secara optimal.

Melalui persiapan yang matang dan pendekatan promosi yang terarah, Parigi Moutong diharapkan mampu memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat daya tarik investasi. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seleksi duta, tetapi juga langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *