Soalparigi.ID – Momentum pasca-Idulfitri dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat. Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menghadiri kegiatan halal bihalal di Desa Ogotumubu, Kecamatan Tomini, Rabu (25/3/2026), yang sekaligus menjadi ruang memperkuat kolaborasi dalam pembangunan desa.
Kehadiran Bupati bersama Ketua TP PKK Hestiwati Nanga menandai upaya pemerintah daerah menjaga kedekatan dengan masyarakat, terutama dalam suasana Lebaran yang sarat nilai kebersamaan.
Kegiatan yang diinisiasi Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Desa Ogotumubu ini mengusung tema penguatan persaudaraan sebagai fondasi pembangunan. Tema tersebut mencerminkan pendekatan berbasis sosial dalam mendorong kemajuan desa melalui semangat gotong royong.
Selain kepala daerah, kegiatan ini juga dihadiri Camat Tomini, unsur Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Tomini, serta tokoh agama, pemuda, perempuan, dan masyarakat umum. Kehadiran lintas elemen ini menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
Dalam suasana yang berlangsung akrab, halal bihalal tidak sekadar menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga ruang komunikasi antara pemerintah dan warga. Interaksi langsung dinilai penting untuk membangun kepercayaan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog secara informal dengan pemerintah daerah. Pendekatan seperti ini dinilai lebih efektif dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dibandingkan forum formal yang kerap terbatas oleh prosedur.
Pengamat pembangunan desa menilai bahwa penguatan nilai sosial seperti persaudaraan dan kebersamaan menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembangunan. Tanpa solidaritas yang kuat, program pembangunan sering kali tidak berjalan optimal di tingkat masyarakat.
Namun demikian, kegiatan berbasis sosial seperti halal bihalal diharapkan tidak berhenti pada simbol kebersamaan. Diperlukan tindak lanjut konkret dalam bentuk program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti infrastruktur, ekonomi desa, dan pelayanan publik.
Pemerintah daerah diharapkan mampu memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah desa. Koordinasi yang baik antara kedua pihak menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan yang merata.
Di sisi lain, masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan. Partisipasi aktif warga dalam setiap program menjadi indikator keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Kegiatan berlangsung tertib dengan antusiasme warga yang cukup tinggi. Suasana kekeluargaan terasa kuat sepanjang acara, mencerminkan eratnya hubungan sosial di lingkungan masyarakat setempat.
Halal bihalal ini juga menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai sosial. Persatuan dan kebersamaan menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di desa.
Ke depan, Desa Ogotumubu dan wilayah Kecamatan Tomini diharapkan mampu memanfaatkan semangat kebersamaan ini untuk mendorong kemajuan yang lebih signifikan. Kolaborasi yang terbangun diharapkan dapat diterjemahkan dalam langkah nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dengan demikian, kegiatan halal bihalal ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Dampaknya akan terlihat sejauh mana kebersamaan tersebut mampu mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan dan inklusif.






