Dua Penjaga Rumpon Sempat Hilang Kontak di Laut Parigi, Ditemukan Selamat

Soalparigi.id – Dua nelayan penjaga rumpon yang sempat dilaporkan hilang kontak di perairan Parigi hingga Lalanga Dua, Kabupaten Poso, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah perahu yang mereka gunakan mengalami kerusakan mesin di tengah laut.

Kedua nelayan tersebut masing-masing Marzuki, warga Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, dan Wisno Balahamu alias Kenon (47), nelayan asal Gorontalo yang berdomisili di Bantaya.

Laporan hilangnya kontak diterima Satpolairud Polres Parigi Moutong pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.

Peristiwa bermula pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 15.25 Wita saat rumpon yang dijaga Marzuki putus dan hanyut di perairan Laut Parigi, sekitar 37 mil dari daratan. Wisno kemudian menjemput Marzuki menggunakan perahu kecil.

Namun, saat perjalanan kembali, mesin perahu ketingting mengalami kerusakan setelah as mesin patah, sehingga keduanya terombang-ambing dan kehilangan kontak.

Satpolairud Polres Parigi Moutong bersama Basarnas, TNI AL, Polairud Polda Sulawesi Tengah, dan BPBD Parigi Moutong segera menyiapkan operasi pencarian dan pertolongan.

Sebelum operasi dimulai, pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 07.25 Wita, pemilik usaha perikanan menerima informasi bahwa kedua nelayan dalam kondisi selamat dan berada di Rumpon Mandiri 19, perairan Lalanga Dua, Kabupaten Poso.

Tim SAR gabungan tetap diberangkatkan untuk memastikan evakuasi berjalan aman. Kedua nelayan ditemukan pada pukul 14.37 Wita dan tiba kembali di pangkalan Parigi sekitar pukul 21.30 Wita. Operasi SAR resmi ditutup pada pukul 21.45 Wita.

Kabag Ops Polres Parigi Moutong KOMPOL Sugianto mengimbau nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut.


“Pastikan kondisi mesin dan peralatan komunikasi dalam keadaan layak, gunakan alat keselamatan, serta segera melapor jika terjadi gangguan di laut. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *