Soalparigi.ID — Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur utama Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Avulua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis pagi (13/3/2026) sekitar pukul 06.30 WITA. Sebuah mobil Toyota Fortuner bertabrakan dengan truk Dyna di tikungan jalan hingga menyebabkan tiga mahasiswa mengalami luka-luka.
Benturan keras antara dua kendaraan tersebut terjadi saat salah satu kendaraan diduga mengambil jalur berlawanan ketika melintasi tikungan. Akibatnya, tabrakan tidak dapat dihindari dan menyebabkan kerusakan cukup parah pada kedua kendaraan.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, kecelakaan melibatkan mobil Toyota Fortuner bernomor polisi DN 1639 KH yang dikemudikan Apriadi (22), seorang mahasiswa asal Dusun I, Desa Mepanga, Kecamatan Mepanga.
Mobil tersebut bertabrakan dengan truk Dyna bernomor polisi DN 8725 CA yang dikemudikan Aziz Ibrahim (50), sopir asal Desa Moengko, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso.
Peristiwa bermula ketika mobil Fortuner melaju dari arah utara menuju selatan. Saat memasuki tikungan ke kiri di wilayah Desa Avulua, kendaraan tersebut diduga mengambil jalur kanan.
Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk Dyna yang bergerak dari selatan menuju utara. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Benturan terjadi di bagian depan kedua kendaraan sehingga menyebabkan kerusakan cukup parah, terutama pada bagian depan mobil Fortuner dan truk.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Fortuner Apriadi mengalami nyeri pada bagian dada dan tangan. Dua penumpangnya juga mengalami luka akibat benturan keras saat tabrakan terjadi.
Penumpang pertama, Fengki Saputra (22), mengalami nyeri pada bagian dada serta pendarahan dari hidung. Sementara itu, penumpang lainnya, Ayu Finta Sari (20), mengalami luka lecet pada bagian wajah dan tangan.
Ketiga korban kemudian dilarikan ke RSUD Anuntaloko Parigi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Selain menimbulkan korban luka, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan materiil pada kedua kendaraan. Kerugian akibat insiden itu diperkirakan mencapai sekitar Rp80 juta.
Kasat Lantas Polres Parigi Moutong, Iptu Dwiwahyu Sagita Ramadhan, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kecelakaan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kecelakaan diduga dipicu kelalaian pengemudi saat melintasi tikungan.
“Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, kendaraan Toyota Fortuner diduga mengambil lajur kanan saat memasuki tikungan sehingga bertabrakan dengan truk yang datang dari arah berlawanan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.
Setelah menerima laporan kejadian, petugas Satlantas Polres Parigi Moutong langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Polisi melakukan sejumlah langkah, mulai dari mengamankan lokasi kejadian, melakukan olah TKP, mencatat identitas korban dan saksi, hingga mengevakuasi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.
Kedua kendaraan yang mengalami kerusakan juga telah diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian juga mengingatkan para pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur Trans Sulawesi, khususnya di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.
Sejumlah titik di jalur tersebut diketahui memiliki tikungan tajam yang rawan terjadi kecelakaan, terutama jika pengendara tidak mengurangi kecepatan atau mengambil jalur berlawanan.
“Kami mengimbau pengendara untuk selalu mengurangi kecepatan saat memasuki tikungan dan tidak mengambil jalur lawan arah. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” kata Dwiwahyu.
Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan pengendara, terutama pada pagi hari ketika arus kendaraan mulai meningkat dan kondisi jalan masih relatif sepi sehingga sering memicu pengendara melaju dengan kecepatan tinggi.
Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Laka Satlantas Polres Parigi Moutong. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan serta memastikan apakah terdapat faktor lain yang turut memicu terjadinya insiden tersebut.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi para pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama di jalur rawan kecelakaan seperti tikungan tajam di sepanjang Trans Sulawesi.






