Soalparigi.ID – Momentum Halal Bihalal di Kecamatan Tinombo dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk memperkuat hubungan sosial sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, mengajak warga menjadikan Idulfitri sebagai titik awal mempererat persaudaraan dan kebersamaan.
Kegiatan yang digelar Sabtu (4/4/2026) tersebut dihadiri masyarakat dari berbagai desa serta unsur pemerintah setempat. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang penyampaian arah kebijakan pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah sekaligus mengajak masyarakat untuk saling memaafkan. Ia menegaskan bahwa Halal Bihalal memiliki makna penting dalam membangun kembali hubungan sosial yang harmonis.
Menurutnya, kebersamaan yang terjalin dalam masyarakat menjadi fondasi utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan. Tanpa dukungan masyarakat, berbagai program pemerintah dinilai tidak akan berjalan maksimal.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti sejumlah isu strategis yang membutuhkan perhatian bersama. Salah satunya adalah peredaran narkoba yang dinilai menjadi ancaman serius bagi generasi muda.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda, untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan. Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan sendiri oleh aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak.
Selain itu, Bupati kembali mendorong penguatan sektor ekonomi berbasis potensi lokal. Ia mengajak setiap desa untuk menyiapkan minimal dua hektare lahan guna pengembangan komoditas durian sebagai salah satu unggulan daerah.
Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di tingkat desa. Dengan pengelolaan yang terarah, komoditas durian diharapkan mampu memberikan nilai ekonomi yang signifikan.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan agar program tersebut dapat berjalan optimal. Dukungan tersebut mencakup kebijakan, pendampingan, hingga penguatan akses pasar.
Di bidang keamanan, Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, khususnya pencurian. Ia mendorong agar Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) kembali diaktifkan di setiap desa.
Menurutnya, keberadaan Siskamling tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat solidaritas antarwarga. Lingkungan yang aman dinilai menjadi prasyarat penting bagi terciptanya pembangunan yang kondusif.
Bupati juga menekankan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, peran aktif masyarakat sangat diperlukan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta memperkuat sinergi dengan pemerintah. Ia menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan daerah.
Melalui program Gerbang Desa, pemerintah daerah berharap pembangunan dapat berjalan lebih merata hingga ke tingkat desa. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan yang berbasis kebutuhan lokal.
Momentum Halal Bihalal ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam membangun Parigi Moutong.
Dengan dukungan masyarakat serta sinergi lintas sektor, pemerintah optimistis berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.






