Soalparigi.ID – Bagi warga Kelurahan Bantaya, kehadiran Komunitas Jumat Berbagi adalah hal baru dalam menyemarakkan perayaan Lebaran Ketupat, dengan selalu membawa semangat berbagi, tahun ini ada yang terasa berbeda.
Jika biasanya mereka menyalurkan bantuan dalam bentuk paket atau kegiatan sosial sederhana, kali ini Komunitas Jumat Berbagi menghadirkan sesuatu yang lebih terbuka dan mengundang kebersamaan, lapak makan gratis untuk para pengunjung Lebaran Ketupat.
Di tengah tradisi yang identik dengan ketupat dan silaturahmi, lapak ini akan menjadi ruang temu. Bukan sekadar tempat makan, tetapi juga tempat berbagi cerita dan rasa syukur. Sekitar seratus porsi makanan khas Lebaran Ketupat disiapkan, siap dinikmati siapa saja yang datang.
Tedi, penanggung jawab kegiatan, menuturkan bahwa inisiatif ini lahir dari semangat yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, hanya dikemas dengan cara berbeda.
“Momen Lebaran Ketupat kami memang perdana melaksanakan kegiatan ini, kami bersama para dermawan berinisiatif membuat lapak makan gratis agar lebih banyak masyarakat bisa merasakan langsung,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Ia menegaskan, seluruh kebutuhan kegiatan berasal dari uluran tangan para donatur yang selama ini setia mendukung gerakan Jumat Berbagi. Gotong royong itu menjadi fondasi utama komunitas dalam menjalankan setiap aksi sosialnya.
Lebaran Ketupat yang akan digelar pada 28 Maret 2026 di Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, diperkirakan kembali menyedot banyak warga. Di antara keramaian itu, lapak sederhana dari Jumat Berbagi diharapkan menjadi titik hangat, tempat siapa pun bisa singgah tanpa sekat.
Bagi komunitas ini, berbagi bukan soal besar atau kecilnya yang diberikan, melainkan konsistensi untuk terus hadir. Dan tahun ini, mereka memilih untuk hadir lebih dekat menyapa langsung, menyuapi kebahagiaan, dan merayakan tradisi bersama masyarakat






