Ketajaman Teguh dan Kelincahan Gol Sigit, Kunci Kemenangan Bang Jabir FC di Ramadan Futsal Turnamen 2026 

Tim Bang Jabir FC / Foto : Riski

Soalparigi.id – Sorak penonton bergema ketika peluit panjang dibunyikan. Di lapangan, para pemain Bang Jabir FC saling berpelukan—bukan sekadar merayakan kemenangan, tetapi menandai sebuah perjuangan yang tuntas. Duel sengit melawan SPX Parigi, Minggu (15/02/2026), berakhir dengan skor 4–2, hasil yang mengunci langkah Bang Jabis FC di fase grup turnamen Ramadan.

Sejak bola pertama digulirkan, laga langsung berjalan terbuka. Bang Jabir FC memilih bermain agresif, menekan sejak menit awal. Strategi itu cepat membuahkan hasil. Sigit (17) membuka keunggulan lewat penyelesaian klinis yang membuat pertahanan SPX Parigi goyah.

Kepercayaan diri Bang Jabir FC kian tumbuh. Teguh (10) tampil sebagai motor serangan. Pergerakannya kerap merepotkan barisan belakang lawan, hingga sebuah peluang berhasil dikonversi menjadi gol. Bang Jabir FC menjauh, namun laga masih jauh dari kata aman.

SPX Parigi menunjukkan karakter pantang menyerah. Melalui skema serangan cepat, Radit (13)sukses memperkecil ketertinggalan. Gol tersebut menghidupkan kembali tensi pertandingan. Skor 2–1 bertahan hingga turun minum, memberi isyarat bahwa babak kedua akan berlangsung lebih panas.

Benar saja, selepas jeda, tempo permainan meningkat drastis. Kedua tim saling bergantian melancarkan serangan. Di tengah tekanan tersebut, Bang Jabir FC kembali menemukan sosok pembeda. Teguh sekali lagi mencatatkan namanya di papan skor, menegaskan perannya sebagai kunci kemenangan timnya malam itu.

SPX Parigi tak menyerah begitu saja. Frans (7) membalas dengan gol yang sempat membuka asa kebangkitan. Namun, ketika pertandingan memasuki menit-menit krusial, keberuntungan justru berpihak pada Bang Jabir FC. Sebuah situasi tak terduga terjadi gol bunuh diri Wahyu, pemain SPX Parigi, justru menutup laga dan memastikan keunggulan 4–2 bagi Bang Jabis FC.

Gol tersebut menjadi penanda akhir perlawanan sekaligus pengunci kemenangan penting di fase grup. Bang Jabir FC tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang, sementara SPX Parigi harus menerima kenyataan pahit meski telah berjuang keras sepanjang laga.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Bang Jabir FC untuk melangkah lebih percaya diri di pertandingan berikutnya. Di sisi lain, SPX Parigi dituntut segera berbenah agar peluang lolos tetap terjaga.

Di luar hasil akhir, laga ini menyuguhkan futsal yang atraktif, cepat, keras, namun tetap menjunjung sportivitas. Sebuah pertandingan yang membuktikan bahwa Ramadan Futsal Turnamen 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan panggung pembuktian mental dan karakter setiap tim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *