Pemkab Parimo Matangkan Program “Parimo Terang Benderang”, Target Rampung 2026

Haerudin : Parimo Terang 2026 Sesuai Visi – Misi Bupati / Foto : Diskominfo Parimo

Soalparigi.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) terus menggenjot pelaksanaan program “Parimo Terang Benderang”, yang menjadi salah satu program prioritas dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Parimo.

Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Parimo, Haerudin, mengatakan pihaknya telah melakukan audiensi dengan dua perusahaan yang bergerak di bidang penerangan jalan umum (PJU), yakni PT Solare dan PT Mustika.

“Kami sudah mendengar pemaparan keduanya untuk persiapan pemasangan lampu jalan di wilayah kita,” ujar Haerudin, Senin (13/10/2025).

Menurutnya, audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Bupati Parimo, Erwin Burase, yang menargetkan penerangan jalan dari Kecamatan Sausu hingga Kecamatan Moutong.

“Ini langkah awal. Selanjutnya kami akan melakukan assessment bersama tim untuk menentukan titik-titik yang bisa dianggarkan sesuai kewenangan daerah,” jelasnya.

Haerudin menambahkan, dari hasil presentasi dua perusahaan tersebut, hanya satu pihak yang akan direkomendasikan untuk melaksanakan proyek PJU di Parimo.

“PT Solare ini sudah punya rekam jejak kerja sama dengan beberapa daerah seperti Kabupaten Sigi, Donggala, Morowali, dan Kota Palu,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan penggantian sejumlah lampu jalan dengan kapasitas 50 watt, meskipun diakui masih belum optimal karena keterbatasan armada operasional.

“Mobil operasional kita hanya mampu menjangkau ketinggian delapan meter. Jadi, kami sudah berupaya semaksimal mungkin,” kata Haerudin.

Terkait banyaknya lampu jalan yang padam di jalur dua dari Pos Lantas Desa Petapa hingga depan jembatan dekat kantor PMI, ia menjelaskan bahwa hal tersebut disebabkan oleh aksi pencurian kabel bawah tanah.

“Panjang kabel yang dicuri mencapai 1.950 meter, sehingga lampu di jalur itu tidak bisa berfungsi. Kejadian ini sudah kami laporkan ke pihak berwajib,” ungkapnya.

Haerudin menambahkan, peristiwa pencurian kabel tersebut bukan yang pertama kali terjadi. “Kejadian serupa juga pernah terjadi pada tahun 2022 saat Kabag Umum masih dijabat Pak Abdul Malik,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menargetkan realisasi pekerjaan PJU secara menyeluruh akan tercapai pada tahun 2026 mendatang. Saat ini, titik lampu jalan yang telah terpasang di wilayah Parimo tercatat sebanyak 2.907 titik di bawah wilayah kerja UP3 PLN Palu, dan 1.096 titik di wilayah UP3 Tolitoli.

“Totalnya sekitar 3.800-an titik lampu jalan. Sesuai instruksi Bupati, kami akan melakukan penambahan, dan prioritas utama adalah wilayah ibu kota kabupaten,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *