Safari Ramadan di Toribulu, Wakil Bupati Parigi Moutong Salurkan 50 Paket Sembako dan Soroti Distribusi Gas Elpiji

/ Foto : Diskominfo Parimo

Soalparigi.ID — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyalurkan 50 paket sembako kepada warga kurang mampu di Kecamatan Toribulu dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah. Bantuan tersebut diserahkan langsung Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, saat menghadiri kegiatan di Masjid Al-Ikhlas, Desa Sienjo, Sabtu (7/3/2026).

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadan. Selain itu, kegiatan Safari Ramadan juga dimanfaatkan pemerintah untuk menyerap aspirasi warga serta memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat di tingkat kecamatan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua TP-PKK Parigi Moutong yang juga istri Wakil Bupati, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kecamatan, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Sejak menjelang waktu berbuka puasa, warga telah memadati area Masjid Al-Ikhlas untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Selain menghadiri buka puasa bersama, masyarakat juga mengikuti salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama jajaran pemerintah daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Abdul Sahid menyerahkan secara simbolis bantuan paket sembako kepada sejumlah warga penerima manfaat. Total sebanyak 50 paket bantuan disalurkan kepada masyarakat yang dinilai membutuhkan.

Abdul Sahid mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama pada bulan Ramadan yang biasanya diikuti peningkatan kebutuhan rumah tangga.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat selama Ramadan. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa warga yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian,” kata Abdul Sahid.

Ia menambahkan, kegiatan Safari Ramadan juga menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat di berbagai wilayah.

Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini pemerintah dapat lebih memahami kondisi masyarakat sekaligus mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga di tingkat desa.

“Safari Ramadan bukan hanya kegiatan silaturahmi, tetapi juga kesempatan bagi pemerintah untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan mendengar aspirasi mereka,” ujarnya.

Abdul Sahid juga mengajak masyarakat memanfaatkan bulan Ramadan untuk memperkuat keimanan serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.

Menurutnya, nilai kebersamaan dan semangat gotong royong harus terus dijaga sebagai modal penting dalam membangun daerah.

“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, dan menjaga kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyoroti beberapa persoalan yang menjadi perhatian pemerintah daerah, salah satunya terkait kebersihan lingkungan.

Ia mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar, terutama di kawasan permukiman dan fasilitas umum, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat.

Selain itu, Abdul Sahid juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkotika yang dinilai masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

Ia meminta pemerintah kecamatan, aparat desa, serta tokoh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan bersama melalui pengawasan lingkungan serta peningkatan kesadaran masyarakat.

“Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan dari bahaya narkoba. Ini tanggung jawab bersama demi melindungi generasi muda,” tegasnya.

Selain isu sosial, Wakil Bupati juga menanggapi keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji tiga kilogram yang sempat terjadi di beberapa wilayah.

Gas bersubsidi yang dikenal masyarakat sebagai “gas melon” tersebut disebut menjadi kebutuhan penting bagi rumah tangga, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Abdul Sahid meminta pemerintah kecamatan dan pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap distribusi gas elpiji agar tepat sasaran dan tidak terjadi penyalahgunaan.

Menurutnya, pengawasan distribusi menjadi penting untuk memastikan bahwa gas bersubsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

“Distribusi gas elpiji harus diawasi dengan baik agar tidak terjadi kelangkaan dan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Ia juga meminta aparat desa untuk segera melaporkan jika terjadi masalah distribusi atau indikasi penyelewengan di lapangan agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menilai kegiatan Safari Ramadan juga menjadi sarana memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Dengan turun langsung ke wilayah kecamatan dan desa, pemerintah daerah diharapkan dapat membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat serta memastikan berbagai program berjalan sesuai kebutuhan warga.

Bagi masyarakat di Kecamatan Toribulu, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momen kebersamaan di bulan Ramadan, tetapi juga kesempatan untuk bertemu langsung dengan jajaran pemerintah daerah.

Sejumlah warga mengaku terbantu dengan bantuan sembako yang diberikan serta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang.

Kegiatan Safari Ramadan di Kecamatan Toribulu menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memastikan bahwa perhatian terhadap warga kurang mampu tetap menjadi bagian dari kebijakan sosial daerah.

Melalui kegiatan seperti ini, pemerintah berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial serta mendukung pembangunan daerah di Kabupaten Parigi Moutong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *