Satnarkoba Polres Parigi Moutong Catat Capaian Pengungkapan 52 Kasus Narkotika Hingga Oktober 2025

Foto / Rilis Satresnarkotika Polres Parigi Moutong

Soalparigi.ID — Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Parigi Moutong mencatat prestasi gemilang sepanjang tahun 2025 dengan keberhasilan mengungkap 52 kasus tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya. Capaian ini menegaskan komitmen kuat kepolisian dalam perang melawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang kian marak.

Dari jumlah tersebut, 27 kasus telah dinyatakan lengkap (P21) dan siap dilimpahkan ke kejaksaan, sementara 13 kasus memasuki tahap I, serta 11 kasus lainnya masih dalam proses penyidikan. Satu kasus diselesaikan melalui restorative justice dengan langkah rehabilitasi terhadap tersangka, sebagai bentuk pendekatan humanis bagi korban penyalahgunaan narkoba.

Dalam operasi sepanjang tahun ini, Satnarkoba berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 434,67 gram, yang dikemas dalam 583 paket siap edar.

Adapun total tersangka mencapai 61 orang, terdiri dari 57 laki-laki dan 4 perempuan.

Kepala Satuan Narkoba Polres Parigi Moutong, IPTU Anugrah Sejahtera Tarigan, S.TrK., MH, menyebutkan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi tim di lapangan yang terus bergerak tanpa kenal lelah.

“Ini bukan sekadar angka, tetapi bukti nyata dari semangat kami dalam melindungi generasi muda Parigi Moutong dari bahaya narkotika. Setiap kasus yang terungkap adalah langkah menuju masa depan yang lebih bersih, sehat, dan bebas narkoba,” ungkap IPTU Tarigan dengan tegas.

Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi bersama masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen yang mendukung gerakan Parimo Bersinar (Bersih dari Narkoba).

“Kami percaya masa depan Parigi Moutong ada di tangan generasi muda yang terbebas dari jeratan narkoba. Karena itu, Satnarkoba tidak hanya menindak, tapi juga terus mengedepankan edukasi dan pencegahan,” tambahnya.

Hingga Oktober 2025, Satnarkoba Polres Parigi Moutong telah menyelesaikan 28 perkara secara tuntas.

Ke depan, IPTU Tarigan menegaskan pihaknya akan terus memperkuat strategi pemberantasan narkotika dengan dukungan teknologi, intelijen, dan pendekatan komunitas.

“Kami berkomitmen menjadikan Parigi Moutong sebagai daerah yang tangguh dan berdaya melawan narkoba. Tahun 2025 menjadi momentum perubahan menuju masa depan yang lebih bersih,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *