Soalparigi.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet paralayang Sulawesi Tengah di ajang Sky Lancing XC Championship 2025 yang digelar di Skylancing Hill, Lombok Barat. Tim paralayang Sulteng sukses membawa pulang dua medali perak, masing-masing dari kategori perorangan dan beregu, sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Atlet andalan Sulteng, Taiger Trawan, tampil impresif dan berhasil meraih Juara II Perorangan Overall. Sementara itu, tim beregu yang diperkuat Ikal Rivaldi, Taiger Trawan, Kurniawan Anggoro, dan Habib Ahmad juga menorehkan prestasi gemilang dengan menempati peringkat kedua kategori beregu.
Ketua KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan olahraga paralayang di Sulteng yang terus menunjukkan perkembangan positif.
“Alhamdulillah, dua medali ini menjadi kebanggaan besar bagi Sulawesi Tengah. Para atlet menunjukkan dedikasi tinggi dan semangat juang luar biasa. Ini hasil kerja keras, latihan disiplin, serta pembinaan berjenjang yang terus kita perkuat,” ujar Fathur.
Apresiasi serupa juga datang dari Ketua Umum Paralayang Indonesia, Asgaf Ahmad Umar, yang turut hadir mendampingi tim. Ia menilai, performa konsisten atlet-atlet Sulteng menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga dirgantara di daerah ini berjalan dengan baik dan berkelanjutan.
“Prestasi ini menunjukkan keseriusan dan konsistensi pembinaan paralayang di Sulawesi Tengah. Mereka bukan hanya bertahan di level nasional, tapi terus meningkat setiap tahunnya. Semoga semangat ini menular ke atlet muda lainnya,” tutur Asgaf, yang juga menjabat Ketua KONI Kabupaten Donggala sekaligus pelatih tim.
Diketahui, Taiger Trawan dan Ikal Rivaldi merupakan atlet berpengalaman yang sebelumnya menyumbang medali emas PON 2024 Aceh–Sumut serta perunggu PON Papua 2021 pada nomor cross country (XC) beregu. Adapun Habib Ahmad dan Kurniawan Anggoro merupakan atlet muda potensial yang tengah dipersiapkan menuju PON 2028 Nusa Tenggara Barat.
Dari sisi asal daerah, Ikal Rivaldi berasal dari Kabupaten Banggai, sedangkan Taiger Trawan, Habib Ahmad, dan Kurniawan Anggoro merupakan putra terbaik Kabupaten Donggala. Kolaborasi lintas daerah ini menjadi kekuatan utama tim paralayang Sulteng dalam menjaga tradisi prestasi di tingkat nasional.
Dengan capaian dua medali di Sky Lancing XC Championship 2025 ini, KONI Sulawesi Tengah berharap semangat juang para atlet terus menular kepada generasi berikutnya.
“Prestasi ini bukan akhir, tapi awal untuk lebih tinggi lagi. Kami yakin atlet-atlet Sulteng mampu berbicara banyak di kejuaraan nasional maupun internasional ke depan,” pungkas Fathur.






