Soalparigi.id – Pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan target ambisius dengan membidik kolaborasi bersama Carabao Club, salah satu klub biliar terbesar di Indonesia, sebagai langkah strategis untuk meraih medali sebanyak-banyaknya pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) NTT–NTB mendatang.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua POBSI Sulteng, Andi R. Limbunan, usai pelantikan pengurus, Sabtu (2/4/26). yang menjadi titik awal penguatan arah pembinaan olahraga biliar di daerah. Menurutnya, menghadirkan sistem pembinaan yang profesional dan berstandar nasional menjadi kunci utama untuk meningkatkan daya saing atlet Sulawesi Tengah di level nasional.
Ia menjelaskan, target kerja sama dengan Carabao Club bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari strategi jangka menengah dan panjang dalam membangun fondasi prestasi. Carabao dikenal memiliki sistem pelatihan yang terstruktur serta pengalaman dalam mencetak atlet berprestasi, sehingga dinilai tepat untuk mendukung pengembangan atlet biliar di Sulawesi Tengah.
“Kerja sama ini kami targetkan segera terealisasi. Harapannya, atlet-atlet kita bisa mendapatkan pola latihan yang lebih modern, disiplin, dan kompetitif. Tujuan akhirnya tentu jelas, yaitu meraih medali sebanyak mungkin di PON,” ujar Andi.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kepengurusan baru POBSI Sulteng akan bergerak sesuai arahan KONI Sulawesi Tengah dengan fokus pada penguatan pelatihan wasit. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan keseimbangan antara pembinaan atlet dan peningkatan kualitas perangkat pertandingan, sehingga kompetisi dapat berjalan lebih profesional dan berstandar nasional.
Selain itu, POBSI Sulteng juga berkomitmen memperkuat sinergi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah serta Pemerintah Provinsi guna memastikan dukungan terhadap program pembinaan berjalan optimal. Dukungan tersebut diharapkan mencakup fasilitas latihan, pembiayaan, hingga kesempatan mengikuti kompetisi di tingkat nasional maupun regional.
Andi menambahkan, potensi atlet biliar Sulawesi Tengah dinilai cukup besar untuk bersaing di kancah nasional. Namun, potensi tersebut perlu diimbangi dengan sistem pembinaan yang terarah dan dukungan yang konsisten agar dapat berkembang maksimal.
“Banyak atlet kita yang punya kemampuan, tinggal bagaimana kita kelola dengan baik. Dengan adanya kolaborasi dan program yang jelas, kami optimistis bisa menjadikan biliar sebagai salah satu cabang unggulan penyumbang medali,” katanya.
Dengan target yang terukur dan strategi yang matang, POBSI Sulteng optimistis mampu membawa perubahan signifikan dalam prestasi olahraga biliar. Kolaborasi dengan Carabao Club diharapkan menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih besar, sekaligus mengangkat nama Sulawesi Tengah di panggung olahraga nasional melalui raihan medali di PON NTT–NTB.






