Soalparigi.id – Babak 16 besar Turnamen Futsal Ramadan Ormas OI, Kamis (26/02/26), berubah menjadi panggung unjuk gigi bagi Bang Jabir FC. Di tengah riuh rendah sorak penonton dan dentum sepatu yang beradu dengan lantai lapangan, klub pendatang baru itu tampil bak badai menghantam tanpa jeda, mengakhiri laga dengan kemenangan telak 9-0 atas KT Gabesusu.
Sejak peluit awal dibunyikan, Bang Jabir FC tak memberi ruang bernapas. Serangan demi serangan dibangun rapi dari kaki ke kaki, memperlihatkan organisasi permainan yang matang. Mereka bukan sekadar tim baru yang numpang lewat, mereka datang dengan pesan tegas. Siap bersaing dan menaklukkan.
Nama Teguh menjadi sorotan malam itu. Lima gol dicetaknya dengan penyelesaian klinis memanfaatkan celah sekecil apa pun di lini pertahanan lawan. Setiap sentuhan bolanya menghadirkan ancaman. Tribun bergemuruh tiap kali ia merobek jala gawang KT Gabesusu.
Tak hanya Teguh, pesta gol turut disumbang Ata, Kifli, Amat, dan Sigit masing-masing menyarangkan satu gol. Variasi serangan dari sisi kanan, kiri, hingga tusukan dari tengah membuat pertahanan KT Gabesusu kocar-kacir. Bang Jabir FC tampil kolektif; tak ada ego di lapangan, hanya visi bersama untuk menang.
Kemenangan ini memperpanjang catatan impresif Bang Jabir FC. Sejak fase grup, mereka belum tersentuh kekalahan. Status juara grup bukan sekadar label, melainkan cerminan konsistensi dan disiplin strategi yang diterapkan tim pelatih. Di laga perdana babak gugur, mereka langsung tancap gas seolah ingin menegaskan bahwa perjalanan mereka belum akan berhenti.
Di sisi lain, KT Gabesusu harus mengakui keunggulan lawan. Tekanan tanpa henti membuat mereka sulit mengembangkan permainan. Setiap upaya membangun serangan kerap kandas sebelum memasuki area berbahaya.
Bagi Bang Jabir FC, kemenangan 9-0 ini bukan hanya soal skor mencolok. Ini tentang pernyataan sikap bahwa sebagai klub pendatang baru, mereka menolak sekadar menjadi pelengkap turnamen. Mereka hadir untuk bersaing, dan kini, semakin dekat dengan panggung puncak.
Turnamen masih menyisakan babak-babak penentuan. Namun satu hal sudah pasti: Bang Jabir FC telah mengirim pesan keras kepada para pesaingnya. Di Ramadan tahun ini, mereka bukan sekadar cerita kejutan mereka adalah ancaman nyata.






