Rutinitas Tanpa Pamrih Komunitas Berbagi Hadir di Desa Baliara: Saat Status dan Kesibukan Ditanggalkan Demi Kepedulian Sesama

Komunitas Berbagi Jumat Berkah di Dusun 3 Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat

Soalparigi.id – Sore mulai merunduk di langit Desa Baliara, Jumat (6/3/2026). Cahaya matahari perlahan memudar, memberi tanda bahwa waktu berbuka puasa tidak lama lagi tiba. Di saat banyak orang bersiap menunggu adzan magrib, sekelompok relawan justru menyusuri jalan-jalan kecil desa, mengetuk pintu rumah warga satu per satu.

Di tangan mereka, kantong-kantong sembako dibawa dengan penuh harap. Harapan agar sedikit bantuan itu bisa meringankan beban warga yang menjalani hari-hari dengan keterbatasan.

Komunitas Berbagi Jumat Berkah Parigi Moutong kembali turun ke lapangan untuk kesekian kalinya, kali ini menyambangi Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat. Tiga dusun menjadi sasaran penyaluran bantuan, yakni Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3.

Langkah para relawan terasa sederhana, namun maknanya dalam. Setiap pintu yang diketuk menghadirkan cerita. Di sebuah rumah sederhana, seorang ibu tua menyambut dengan senyum haru ketika menerima paket sembako.

Matanya berkaca-kaca. Di tengah bulan Ramadan yang penuh berkah, bantuan itu terasa seperti jawaban dari doa-doa yang dipanjatkan dalam diam.

“Terima kasih banyak, Nak,” ucapnya pelan, sambil memeluk kantong bantuan yang baru saja diterima.

Kegiatan sosial tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah pengusaha dan dermawan di Parigi Moutong. Mereka hadir langsung, ikut berjalan bersama relawan untuk memastikan bantuan sampai kepada warga yang membutuhkan.

Di antaranya Manager Shop Akai Jaya Parigi, Owner Fathir Beras, Bang Jabir, Infero Land, Rumah Hukum Tadulako serta AimSport Parigi.

Bagi mereka, berbagi di bulan Ramadan bukan hanya soal memberi, tetapi juga tentang merasakan denyut kehidupan masyarakat secara langsung. Menyapa warga, mendengar cerita mereka, dan memastikan bahwa kepedulian tidak berhenti pada niat semata.

Sementara waktu berbuka semakin dekat, langkah para relawan tetap berlanjut. Dari satu dusun ke dusun lainnya, dari satu rumah ke rumah berikutnya.

Komunitas Berbagi Jumat Berkah Parigi Moutong sendiri dikenal rutin menggelar kegiatan sosial setiap pekan. Komitmen itu dijaga bersama para dermawan yang terus memberikan donasi agar penyaluran bantuan dapat berjalan lancar.

Bagi mereka, gerakan ini adalah pengingat sederhana, bahwa di tengah kehidupan yang serba cepat, masih ada ruang untuk berhenti sejenak dan peduli pada sesama.

Dan di Desa Baliara sore itu, menjelang adzan magrib berkumandang, kepedulian benar-benar hadir mengetuk pintu, membawa harapan, dan menghangatkan hati warga yang menerimanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *