Soalparigi.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi meluncurkan logo, maskot, dan jingle Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Sulawesi Tengah Tahun 2026 sebagai penanda dimulainya persiapan ajang olahraga terbesar tingkat provinsi yang akan digelar di Kabupaten Morowali pada November 2026 mendatang.
Peluncuran identitas resmi Porprov tersebut dilakukan langsung Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di Gedung Serbaguna Ahmad Hadie, Kelurahan Matano, Bungku Tengah, Rabu malam (12/5/2026).
Kegiatan itu menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Kabupaten Morowali dalam menunjukkan kesiapan penyelenggaraan pesta olahraga empat tahunan yang akan mempertemukan atlet dari seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah.
Porprov X Sulteng dijadwalkan mempertandingkan 27 cabang olahraga dengan target tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pengembangan sektor olahraga secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membangun karakter generasi muda.
Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari prestasi olahraga dan kualitas pembinaan atlet yang dilakukan secara berkesinambungan.
“Kemajuan suatu daerah dapat dilihat dari perkembangan olahraganya. Karena itu, Porprov menjadi momentum penting untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Tengah di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Anwar Hafid.
Ia mengatakan pelaksanaan Porprov harus menjadi ruang pembinaan atlet daerah sekaligus sarana memperkuat semangat persatuan masyarakat Sulawesi Tengah melalui kompetisi olahraga yang sehat dan sportif.
Gubernur juga menekankan pentingnya kesiapan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, organisasi olahraga, hingga dukungan masyarakat dalam menyukseskan penyelenggaraan Porprov X Sulteng.
Menurutnya, penyelenggaraan ajang olahraga skala besar membutuhkan persiapan matang, baik dari sisi pembinaan atlet, kesiapan anggaran, maupun pembangunan sarana dan prasarana pendukung pertandingan.
“Saya memberikan dukungan penuh kepada Kabupaten Morowali sebagai tuan rumah Porprov X Sulteng Tahun 2026. Ini adalah tanggung jawab besar yang harus dipersiapkan bersama demi meraih prestasi yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, panitia juga memperkenalkan maskot resmi Porprov X Sulteng bernama “Si Jonga” yang terinspirasi dari rusa, salah satu satwa yang identik dengan Sulawesi.
Maskot tersebut melambangkan semangat, ketangkasan, sportivitas, dan daya juang atlet Sulawesi Tengah dalam menghadapi kompetisi olahraga.
Selain maskot, pemerintah juga meluncurkan logo dan jingle resmi Porprov yang akan menjadi identitas utama selama pelaksanaan kegiatan hingga puncak pertandingan pada 2026 mendatang.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, mengatakan maskot yang dipilih merupakan hasil karya putra daerah yang mencerminkan karakter masyarakat Sulawesi Tengah.
Ia menilai Porprov bukan hanya kompetisi olahraga, tetapi juga momentum mempererat solidaritas antarwilayah dan memperkuat kebanggaan daerah.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan persiapan Porprov. Ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momentum memperkuat persatuan dan kebanggaan daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abd Rauf, menyatakan kesiapan daerahnya menjadi tuan rumah Porprov X Sulawesi Tengah Tahun 2026.
Menurutnya, kepercayaan sebagai tuan rumah merupakan kehormatan besar bagi Kabupaten Morowali sekaligus peluang untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat Sulawesi Tengah.
Ia mengatakan pemerintah daerah saat ini terus mempersiapkan kebutuhan pelaksanaan Porprov, mulai dari sarana olahraga, infrastruktur pendukung, akomodasi, hingga kesiapan teknis lainnya.
“Kami terus mempersiapkan seluruh kebutuhan pelaksanaan Porprov, baik sarana, prasarana, maupun dukungan lainnya. Kami berharap kegiatan ini semakin mempererat sinergi antara Pemerintah Provinsi dan seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah,” katanya.
Pelaksanaan Porprov juga diperkirakan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat Morowali melalui peningkatan aktivitas sektor perhotelan, perdagangan, kuliner, hingga usaha mikro selama kegiatan berlangsung.
Selain menjadi ajang kompetisi, Porprov diharapkan mampu menjadi ruang promosi potensi daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kedatangan atlet, official, dan masyarakat dari berbagai wilayah di Sulawesi Tengah.
Kegiatan peluncuran identitas resmi Porprov X Sulteng turut dihadiri Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah Sri Nirwanti Bahasoan, Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Syarifudin Hafid, Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, jajaran Forkopimda, kepala daerah se-Sulawesi Tengah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Melalui peluncuran logo, maskot, dan jingle resmi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap Porprov X Tahun 2026 dapat menjadi ajang olahraga yang sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sekaligus memperkuat identitas dan semangat persatuan masyarakat Sulawesi Tengah.






