Gubernur Bahas Berani Menyala dan Listrik Desa Bersama PLN UP3 Palu

/ Foto : Adpim Pemprov Sulteng

Soalparigi.ID — Gubernur Sulawesi Tengah menerima audiensi Manager PLN UP3 Palu, Ansar, di ruang kerjanya, Rabu (21/1/2025), guna membahas perkembangan sistem kelistrikan daerah serta percepatan program Berani Menyala dan elektrifikasi desa.

Dalam pertemuan tersebut, Ansar memaparkan kondisi sistem kelistrikan Sulawesi Tengah yang masih menghadapi tantangan, terutama akibat panjangnya jaringan distribusi dan faktor geografis. Meski demikian, indeks keandalan sistem terus menunjukkan perbaikan dan saat ini mulai diaktifkan secara bertahap.

“Gangguan yang terjadi belakangan ini bukan pemadaman terencana, melainkan gangguan jaringan. Sekitar 20 persen masih dipengaruhi oleh panjang jalur distribusi dan faktor alam,” jelas Ansar.

PLN UP3 Palu saat ini memfokuskan perhatian pada wilayah Morowali dan Lembo. Untuk wilayah Lembo, suplai listrik sementara masih disokong dari sistem Palu II dan Palu III sambil menunggu penguatan jaringan transmisi utama.

Selain itu, PLN terus mengusulkan penambahan beban baru serta pembangunan pembangkit tersebar guna memperpendek jalur distribusi dan meningkatkan keandalan sistem. Upaya elektrifikasi juga menjangkau hingga dusun-dusun terpencil agar tidak tertinggal dalam akses listrik.

Ansar menambahkan, pada periode 2025 hingga 2026, PLN menargetkan penyelesaian sejumlah proyek jaringan, termasuk pengembangan jalur di Morowali Utara yang telah masuk dalam program tahun 2026.

Terkait elektrifikasi desa, saat ini masih terdapat sekitar 83 desa di Sulawesi Tengah yang belum sepenuhnya berlistrik. Jumlah tersebut menurun dari sebelumnya 89 desa berkat dukungan dan sinergi berbagai pihak.

“Saya sampaikan langsung ke pemerintah pusat, bagaimana desa bisa bertahan jika listrik belum tersedia. Alhamdulillah, dukungan terus mengalir, termasuk untuk sinergi dengan jaringan internet desa,” ujar Ansar.

Untuk wilayah kepulauan dan daerah terpencil seperti Banggai Laut, Banggai Kepulauan, dan Morowali, PLN menerapkan solusi sementara melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sambil menunggu tersambungnya jaringan transmisi utama.

Gubernur Sulawesi Tengah mengapresiasi kinerja PLN dan menegaskan dukungan penuh terhadap program Berani Menyala.

“Alhamdulillah progres Berani Menyala terus berjalan. Dari 89 desa, kini tinggal 83 desa. Kita doakan dan kita kawal bersama agar sampai akhir masa jabatan, seluruh Sulawesi Tengah sudah menyala,” ujar Gubernur.

Menanggapi penggunaan panel surya, PLN memastikan pengembangan PLTS akan terus dilakukan di wilayah remote dan terisolasi sebagai solusi elektrifikasi paling memungkinkan saat ini.

Audiensi tersebut turut dihadiri perwakilan DPRD dari daerah pemilihan Sigi dan Morowali Utara sebagai bentuk dukungan lintas sektor dalam percepatan pembangunan kelistrikan di Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *