Muhammad Fathur Razaq Jajaki Tuan Rumah Bersama Pekan Olahraga Nasional 2032 dengan KONI Sulawesi Utara

/ Foto : KONI SULTENG

Soalparigi.ID – Upaya memperkuat kesiapan daerah dalam penyelenggaraan event olahraga nasional mulai dibangun melalui kerja sama lintas provinsi. Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, melakukan pertemuan dengan Ketua Umum KONI Sulawesi Utara Jerry Waleleng di kantor KONI Sulawesi Utara, Manado, Sabtu (21/2/2026), guna membahas peluang kolaborasi menuju penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal konsolidasi regional dalam mendorong kawasan timur Indonesia sebagai kandidat tuan rumah bersama event olahraga terbesar tingkat nasional. Kedua pihak menilai kolaborasi antardaerah penting untuk memperkuat kesiapan infrastruktur, organisasi, serta sumber daya manusia olahraga.

Fathur Razaq menegaskan bahwa Sulawesi Tengah membutuhkan sinergi dengan provinsi lain agar mampu bersaing dalam proses pencalonan tuan rumah PON. Menurutnya, kerja sama regional dapat menjadi strategi realistis dalam menghadapi persaingan daerah lain yang memiliki fasilitas olahraga lebih lengkap.

Ia menilai pendekatan kolaboratif tidak hanya memperbesar peluang penunjukan tuan rumah, tetapi juga membuka ruang pemerataan pembangunan olahraga di kawasan timur Indonesia.

“Kolaborasi dengan Sulawesi Utara menjadi peluang strategis untuk memperkuat kesiapan organisasi dan dukungan pemerintah daerah menuju PON 2032,” ujarnya.

Selain membahas peluang tuan rumah bersama, pertemuan tersebut juga menyoroti penguatan tata kelola organisasi olahraga daerah. Kedua pengurus KONI bertukar informasi terkait sistem pembinaan atlet, manajemen event, serta pengembangan kompetisi regional.

Fathur Razaq menekankan bahwa kesiapan penyelenggaraan PON tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada kualitas sistem pembinaan atlet. Menurutnya, peningkatan prestasi olahraga harus berjalan seiring dengan rencana penyelenggaraan event nasional.

Dalam diskusi tersebut, Jerry Waleleng menyampaikan perkembangan sektor olahraga di Sulawesi Utara, termasuk peningkatan fasilitas olahraga serta penguatan struktur organisasi KONI di tingkat daerah.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah setempat telah memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga prestasi, termasuk kesiapan venue untuk event nasional. Hal ini dinilai menjadi modal penting dalam penjajakan tuan rumah PON.

Jerry juga menegaskan bahwa komunikasi awal dengan KONI Sulawesi Tengah telah dilakukan sebagai bagian dari proses konsolidasi regional. Ia mendorong agar kerja sama tersebut segera ditindaklanjuti melalui langkah administratif dan dukungan resmi pemerintah daerah.

Menurutnya, kolaborasi dua provinsi dapat menjadi kekuatan baru dalam proses seleksi tuan rumah PON yang mempertimbangkan kesiapan infrastruktur dan kapasitas penyelenggaraan.

Selain agenda PON 2032, pertemuan tersebut turut membahas rencana pelaksanaan PON Beladiri yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan 2026 di Sulawesi Utara. Event tersebut dinilai sebagai momentum untuk menguji kesiapan daerah dalam mengelola kompetisi nasional.

Kegiatan olahraga skala nasional dianggap penting untuk memperkuat pengalaman teknis panitia serta koordinasi lintas sektor. Pengalaman tersebut menjadi salah satu indikator kesiapan daerah dalam proses pencalonan tuan rumah PON.

Kedua pihak juga membahas pentingnya dukungan pemerintah provinsi dalam bentuk kebijakan anggaran serta pembangunan fasilitas olahraga. Tanpa dukungan tersebut, peluang menjadi tuan rumah dinilai sulit direalisasikan.

Dalam konteks regional, kerja sama antardaerah dinilai mampu mendorong percepatan pembangunan fasilitas olahraga yang merata. Selain itu, pembagian lokasi pertandingan dapat menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan venue.

Fathur Razaq menyebut kolaborasi kawasan timur Indonesia perlu terus diperluas agar mampu menciptakan kekuatan baru dalam kompetisi olahraga nasional. Ia juga menilai kerja sama tersebut dapat berdampak pada peningkatan ekonomi daerah melalui event olahraga.

Pertemuan ini turut dihadiri jajaran pengurus KONI dari kedua provinsi yang membahas langkah teknis lanjutan. Beberapa agenda yang disorot antara lain penyusunan rencana kerja sama, koordinasi dengan pemerintah daerah, serta pemetaan kebutuhan fasilitas olahraga.

Dari KONI Sulawesi Tengah hadir sejumlah pengurus inti yang terlibat dalam perencanaan program olahraga daerah. Sementara itu, pengurus KONI Sulawesi Utara juga memaparkan struktur organisasi serta program pembinaan atlet yang telah berjalan.

Konsolidasi ini menjadi bagian dari proses awal sebelum pengajuan resmi pencalonan tuan rumah PON. Kedua pihak sepakat memperkuat komunikasi agar rencana kerja sama dapat berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

Selain aspek teknis, pertemuan tersebut juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas atlet daerah. Pembinaan atlet jangka panjang dinilai menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing olahraga regional.

Kolaborasi antarprovinsi juga diharapkan dapat membuka peluang pertukaran program pembinaan serta kompetisi antarwilayah. Langkah tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan pengalaman bertanding atlet muda.

Fathur Razaq menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar agenda koordinasi, tetapi bagian dari strategi jangka panjang pengembangan olahraga di Sulawesi Tengah. Ia berharap sinergi regional dapat terus diperluas hingga mencakup provinsi lain di kawasan timur.

Menurutnya, peluang menjadi tuan rumah PON akan semakin besar jika dukungan regional semakin kuat. Selain itu, kerja sama tersebut dapat mempercepat pembangunan ekosistem olahraga yang lebih profesional.

Jika komunikasi dan konsolidasi berjalan konsisten, kolaborasi antara KONI Sulawesi Tengah dan KONI Sulawesi Utara dinilai berpotensi menjadi langkah awal menuju penyelenggaraan PON 2032 berbasis kerja sama regional. Upaya ini sekaligus membuka peluang peningkatan prestasi olahraga serta dampak ekonomi melalui penyelenggaraan event nasional di kawasan timur Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *