Soalparigi.id – Kunjungan Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase ke asrama mahasiswa milik Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong di Kota Palu, Rabu (6/5/2026), tak sekadar seremoni peninjauan bangunan. Di hadapan para mahasiswa, perhatian utama justru tertuju pada dua kebutuhan yang selama ini paling dirasakan penghuni asrama: akses internet dan sistem keamanan.
Didampingi sejumlah pimpinan OPD, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sunarti, Direktur Inspektorat Sakti A. Lasimpala, Kepala Bappelitbangda Irwan, serta Kepala BPKAD Yusrin, Bupati meninjau langsung kondisi fasilitas asrama sekaligus berdialog dengan mahasiswa asal Parigi Moutong yang menempati bangunan tersebut.
Dalam pertemuan itu, mahasiswa menyampaikan berbagai kebutuhan penunjang aktivitas kuliah yang dinilai masih perlu dibenahi. Salah satu yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah adalah ketersediaan jaringan internet.
Menurut Erwin, fasilitas internet saat ini bukan lagi kebutuhan tambahan, melainkan bagian penting dalam menunjang proses belajar mahasiswa, mulai dari mengakses materi kuliah hingga menyelesaikan tugas akademik.
“Mahasiswa sekarang sangat bergantung pada akses internet untuk kebutuhan perkuliahan. Ini menjadi prioritas yang harus dipenuhi,” ujarnya saat berada di lokasi.
Selain internet, Pemkab Parigi Moutong juga berencana memasang kamera pengawas atau CCTV di area asrama. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan keamanan lingkungan hunian mahasiswa sekaligus mengantisipasi potensi gangguan maupun kehilangan barang.
Tak hanya fokus pada fasilitas yang ada, pemerintah daerah juga mulai menyiapkan rencana pengembangan asrama mahasiswa putri melalui APBD Perubahan 2026. Salah satu fasilitas yang direncanakan dibangun ialah garasi kendaraan guna memberikan rasa aman bagi mahasiswa yang menyimpan sepeda motor di lingkungan asrama.
Kunjungan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah mulai memberi perhatian lebih terhadap kenyamanan mahasiswa rantau asal Parigi Moutong yang sedang menempuh pendidikan di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah.






