PARIGI – Pelaksanaan pembinaan terhadap warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi dievaluasi melalui kunjungan kerja tim Hakim Pengawas dan Pengamat (Kimwasmat) Pengadilan Negeri (PN) Parigi Kelas II, Rabu (30/9/2026).
Tim yang dipimpin Ketua PN Parigi, Zainal Ahmad, S.H., melakukan observasi dan wawancara tatap muka terhadap 10 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang telah dijadwalkan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan dan pengamatan reguler Triwulan III Tahun 2026.
Kunjungan tim Kimwasmat diterima Kepala Lapas Kelas III Parigi, Andar Saenur Warikas, didampingi Kepala Subseksi Admisi dan Orientasi (AO), Indra Sakti, S.H.
Observasi dan wawancara dilakukan untuk memantau perkembangan perilaku, kondisi kesehatan, serta partisipasi WBP dalam berbagai program pembinaan kepribadian dan kemandirian selama menjalani masa pembinaan di Lapas Parigi.
Andar Saenur Warikas mengapresiasi kunjungan rutin jajaran PN Parigi. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam evaluasi bersama terhadap pelaksanaan program pembinaan pemasyarakatan.
“Kami sangat menyambut baik dan terbuka dengan kehadiran tim Kimwasmat PN Parigi. Sinergi ini membuktikan bahwa pembinaan yang kami lakukan selaras dengan tujuan sistem peradilan pidana. Melalui wawancara langsung tadi, pihak pengadilan dapat melihat sendiri bagaimana perubahan positif karakter warga binaan kami, serta keaktifan mereka di berbagai program kemandirian seperti di area SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi),” jelas Andar Saenur Warikas.
Ketua PN Parigi, Zainal Ahmad, S.H., mengatakan pengawasan dan pengamatan dilakukan untuk melihat dampak pelaksanaan putusan hukum terhadap perubahan perilaku narapidana.
“Tugas Kimwasmat adalah memastikan putusan hakim tidak hanya sebatas eksekusi masa hukuman, tetapi benar-benar efektif dalam memperbaiki kualitas hidup warga binaan. Dari hasil observasi hari ini, kami sangat mengapresiasi keseriusan Lapas Parigi dalam memberikan program pembinaan yang nyata dan bermanfaat bagi masa depan mereka,” ujar Zainal Ahmad.
Sementara itu, Kasubsi AO Indra Sakti, S.H., menyampaikan seluruh proses administrasi dan pendampingan selama kegiatan Wasmat telah dipersiapkan sehingga kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif.
Sepuluh WBP yang mengikuti wawancara juga dinilai kooperatif dalam memberikan keterangan terkait aktivitas harian mereka di dalam blok hunian maupun di area pembinaan.
Kegiatan pengawasan dan pengamatan tersebut diharapkan memperkuat koordinasi antara Lapas Kelas III Parigi dan Pengadilan Negeri Parigi. Hal itu juga menjadi bagian dari komitmen Lapas Parigi dalam memberikan pelayanan, memenuhi hak-hak warga binaan, serta mempersiapkan mereka kembali ke tengah masyarakat.








