Gubernur Sulteng Jemput Kajati Baru di Bandara, Sinyal Penguatan Penegakan Hukum di Daerah

/ Foto : Adpim Pemprov Sulteng

Soalparigi.ID – Kedatangan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tengah yang baru, Zullikar Tanjung, disambut langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Senin (4/5/2026). Penyambutan ini menjadi penanda awal penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum di wilayah tersebut.

Zullikar tiba sekitar pukul 06.13 WITA menggunakan penerbangan komersial. Kehadirannya disambut di area VVIP bandara oleh gubernur bersama sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Momentum ini tidak sekadar seremoni penyambutan pejabat baru. Kehadiran pimpinan baru di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah dinilai strategis dalam menjaga stabilitas hukum sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah yang membutuhkan kepastian dan penegakan hukum yang konsisten.

Zullikar Tanjung sebelumnya resmi dilantik sebagai Kajati Sulawesi Tengah oleh Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, pada 29 April 2026 di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta. Ia menggantikan Nuzul Rahmat yang kini mendapat penugasan baru sebagai Direktur Pelanggaran HAM Berat pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

Bagi Sulawesi Tengah, Zullikar bukan sosok baru. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng dan sempat dipercaya menjadi Pelaksana Tugas Kajati pada awal 2025. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memahami dinamika hukum serta kebutuhan daerah.

Sebelum dipercaya memimpin Kejati Sulteng secara definitif, Zullikar menjabat sebagai Direktur pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen. Posisi tersebut memperkuat rekam jejaknya dalam bidang pengawasan, analisis, dan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran hukum.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam penyambutan, di antaranya Bupati Donggala Vera Elena Laruni, jajaran kepala perangkat daerah, serta unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah. Kehadiran mereka mencerminkan harapan bersama terhadap kepemimpinan baru di tubuh Kejaksaan Tinggi.

Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah dan Kejaksaan diharapkan semakin solid, terutama dalam mengawal program pembangunan, mencegah potensi penyimpangan, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Kehadiran Kajati baru ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa pembangunan di Sulawesi Tengah berjalan seiring dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas, sehingga memberi dampak nyata bagi masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *