Perkuat Pembinaan Remaja, Pemkab Parigi Moutong Kukuhkan Pengurus GenRe dan Pendamping Tingkat Kecamatan

/ Foto ; Diskominfo Parimo

Soalparigi.ID Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat upaya pembinaan generasi muda melalui pengukuhan Ayah dan Bunda Generasi Berencana (GenRe) tingkat kecamatan serta Pengurus Forum GenRe Kabupaten Parigi Moutong periode 2026-2028. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing menuju Indonesia Emas.

Pengukuhan tersebut dipimpin langsung Bunda GenRe Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwati Nanga, S.KM., M.Kes., dalam rangkaian Grand Final Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (ADUJAK) GenRe Tahun 2026, Selasa (23/6/2026).

Momentum itu sekaligus menjadi penguatan komitmen pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, mulai dari pernikahan usia dini, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga dampak negatif perkembangan teknologi digital.

Hestiwati Nanga menegaskan bahwa pembinaan remaja tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Keluarga, sekolah, lingkungan sosial, hingga masyarakat memiliki peran yang sama penting dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda.

Menurutnya, keberadaan Ayah dan Bunda GenRe di tingkat kecamatan diharapkan mampu memperkuat pendampingan terhadap remaja agar memiliki perencanaan kehidupan yang lebih matang serta mampu menghadapi berbagai perubahan sosial yang terjadi saat ini.

“Pembinaan remaja membutuhkan keterlibatan semua pihak. Tidak bisa dilakukan secara parsial. Sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun generasi yang sehat, berkarakter, dan mampu merencanakan masa depannya dengan baik,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, yang membacakan sambutan Bupati Parigi Moutong. Dalam sambutannya, pemerintah daerah menegaskan bahwa Program Generasi Berencana merupakan salah satu wadah strategis dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Program tersebut tidak hanya berfokus pada edukasi kesehatan reproduksi, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, penguatan kepemimpinan, perencanaan kehidupan berkeluarga, serta peningkatan keterampilan hidup bagi remaja.

Menurut Abdul Sahid, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Karena itu, pembinaan generasi muda harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Program GenRe menjadi salah satu upaya penting dalam mencetak generasi muda yang berkualitas dan siap menyongsong Indonesia Emas. Karena itu, dibutuhkan sinergi seluruh pihak agar pembinaan terhadap remaja dapat berjalan secara berkelanjutan,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Selain persoalan pernikahan dini dan penyalahgunaan narkoba, perkembangan teknologi informasi juga membawa berbagai pengaruh yang harus disikapi secara bijak.

Maraknya konten negatif di media digital, pergaulan bebas, serta berbagai bentuk kekerasan terhadap anak dan remaja menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian bersama. Karena itu, keberadaan Forum GenRe dan para Duta GenRe dinilai memiliki peran penting sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Para pengurus yang baru dikukuhkan diharapkan mampu menjadi agen informasi dan motivasi bagi sesama remaja. Kehadiran mereka juga diharapkan dapat mendorong lahirnya berbagai kegiatan positif yang mampu mengembangkan kreativitas dan potensi generasi muda.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga memberikan apresiasi kepada seluruh finalis Duta GenRe dan peserta Grand Final ADUJAK 2026 yang telah menunjukkan kreativitas serta kepedulian terhadap pembangunan generasi muda di daerah.

Pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi modal untuk terus berkarya, melahirkan inovasi, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Pengukuhan Ayah dan Bunda GenRe tingkat kecamatan bersama Pengurus Forum GenRe Kabupaten Parigi Moutong periode 2026-2028 menjadi bagian dari upaya memperluas jaringan pembinaan remaja hingga ke tingkat wilayah. Pendampingan yang lebih dekat dengan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan efektivitas program pembinaan generasi muda.

Melalui penguatan kelembagaan GenRe, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menargetkan lahirnya generasi yang sehat, produktif, berakhlak, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi emas yang mampu membawa daerah menuju pembangunan yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *