Soalparigi.id – Di tengah geliat pembangunan daerah, perhatian terhadap olahraga kerap menjadi cermin bagaimana sebuah kepemimpinan memandang masa depan generasi mudanya. Di Kabupaten Parigi Moutong, arah itu tampak jelas. Melalui inisiasi Futsal Pelajar Piala Bergilir, Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, tidak hanya menghadirkan sebuah kompetisi, tetapi juga membuka ruang pembinaan bagi anak-anak sejak usia dini.
Lapangan futsal yang saat ini sedang ramai oleh riuh sorak pelajar bukan sekadar arena pertandingan. Ia menjadi simbol dari sebuah komitmen bahwa olahraga adalah bagian penting dalam membentuk karakter, disiplin, dan semangat juang generasi muda. Turnamen ini bahkan mencatatkan sejarah tersendiri, karena untuk pertama kalinya digelar dengan melibatkan tiga jenjang pendidikan sekaligus, mulai dari SD, SMP, hingga SMA.
Ketua AFKAB Parigi Moutong, H. Jony Tagunu, menilai langkah tersebut sebagai bukti nyata kepedulian seorang kepala daerah terhadap dunia olahraga, khususnya futsal. Menurutnya, apa yang dilakukan Bupati bukan hanya sebatas dukungan, tetapi bentuk keberpihakan terhadap masa depan anak-anak daerah.
“Ini bukan sekadar turnamen. Ini adalah komitmen membangun sumber daya manusia sejak dini melalui pembinaan prestasi di bidang olahraga, khususnya futsal,” ujarnya saat ditemui wartawan usai menyaksikan laga sd dan smp futsal pelajar piala bergilir bupati parigi moutong, Jumat (17/04/26).
Lebih jauh, Jony menggambarkan sosok Erwin Burase tidak hanya sebagai pemimpin administratif, tetapi juga figur yang memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat, terutama generasi muda.
“Beliau bukan hanya pemimpin bagi Parigi Moutong, tetapi juga seperti orang tua yang memikirkan bagaimana anak-anaknya bisa tumbuh, berkembang, dan memiliki ruang untuk berprestasi,” tambahnya.
Keseriusan itu juga tercermin dari skala penyelenggaraan yang tidak main-main. Setiap kategori dalam turnamen ini dipersiapkan dengan total bonus mencapai Rp24 juta, menjadikannya salah satu ajang pelajar paling bergengsi di daerah. Lebih dari sekadar hadiah, angka tersebut menjadi simbol bahwa prestasi anak-anak mendapat tempat dan penghargaan yang layak.
Di balik pertandingan yang terus bergulir, terselip satu momen penting yang akan menjadi penutup rangkaian kegiatan. Pada closing ceremony nantinya, AFKAB Parigi Moutong telah mengusulkan kepada panitia pelaksana untuk menganugerahkan Anugerah Tokoh Penggerak Futsal Daerah kepada Bupati Erwin Burase. Penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga pengakuan atas peran dan kontribusi dalam menggerakkan serta memajukan futsal di Parigi Moutong.
Dari sebuah turnamen pelajar, lahir pesan yang lebih luas bahwa kepedulian seorang pemimpin tidak selalu diwujudkan dalam kebijakan besar semata, tetapi juga melalui langkah-langkah sederhana yang menyentuh langsung kehidupan generasi muda. Di Parigi Moutong, futsal kini bukan hanya olahraga, melainkan jembatan harapan menuju masa depan yang lebih baik.






