Soalparigi.ID – Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Parigi Moutong, Syamsu Nadjamuddin, S.Pd., menyarankan agar kegiatan di perpustakaan diperbanyak untuk meningkatkan kunjungan masyarakat dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM).
Hal tersebut disampaikan Syamsu saat memberikan laporan dalam rangkaian penutupan Festival Literasi di Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Parigi Moutong, Jumat (30/10/2026).
Menurutnya, semakin banyak aktivitas yang dilaksanakan di perpustakaan, semakin besar pula peluang meningkatnya jumlah kunjungan masyarakat. Kondisi tersebut dinilai dapat mendorong peningkatan TKM di daerah.
“Dan itu juga menjadi perhatian pemerintah pusat, dalam hal ini perpustakaan, untuk terus-menerus mengucurkan dana alokasi khusus nonfisik untuk pengembangan perpustakaan,” ujarnya.
Selain meningkatkan aktivitas, Syamsu menekankan pentingnya pengelolaan perpustakaan secara profesional. Ia juga meminta pihak pendidikan agar koleksi buku di perpustakaan tidak hanya berisi buku mata pelajaran, tetapi turut dilengkapi buku umum yang kontekstual, bukan tekstual.
Syamsu mengatakan, pihaknya akan mengupayakan penyediaan pojok baca di sejumlah ruang publik dan kantor pemerintahan, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.
Menurutnya, keberadaan pojok baca tersebut menjadi salah satu indikator Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) yang dapat mendukung peningkatan posisi Parigi Moutong.
“Jadi, insyaallah ke depan Bunda Literasi sudah berkomitmen, sekaligus Bunda PAUD. Kalau bisa ada event, tidak usah dibikin di auditorium, Ibu, bikin di sini, ya. Bikin di sini, tidak usah dibikin di lantai dua, karena tidak ada pengaruhnya itu,” tutupnya.








