Bhayangkara Trail Adventure Jelajah Alam Parigi 2 Digelar, Dorong Wisata dan Ekonomi Lokal

/ Foto : Diskomnfo Parimo

Soalparigi.ID — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama jajaran Kepolisian menggelar Bhayangkara Trail Adventure “Jelajah Alam Parigi 2” sebagai bagian dari rangkaian promosi wisata daerah dan penguatan ekonomi lokal. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, di Lapangan Eks Kayubura Sail Tomini, Sabtu (25/4/2026).

Event yang diikuti peserta dari berbagai daerah ini tidak hanya menjadi ajang olahraga otomotif, tetapi juga diarahkan sebagai sarana memperkenalkan potensi alam Parigi Moutong ke tingkat yang lebih luas. Jalur yang dilalui peserta dirancang melintasi berbagai lanskap, mulai dari kawasan perbukitan hingga pesisir Teluk Tomini.

Dalam sambutannya, Bupati Erwin Burase menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis di luar sekadar petualangan. Ia menilai Bhayangkara Trail Adventure mampu menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun citra positif daerah.

Menurutnya, keterlibatan Polres Parigi Moutong sebagai penggagas kegiatan menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendorong pembangunan berbasis potensi lokal. Event seperti ini dinilai mampu menjangkau segmen wisata minat khusus yang memiliki dampak ekonomi cukup signifikan.

“Ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momentum mempererat sinergi serta mempromosikan potensi daerah,” ujarnya.

Kehadiran peserta dari luar daerah menjadi indikator bahwa Parigi Moutong mulai dilirik sebagai destinasi wisata alternatif. Arus kunjungan tersebut berdampak langsung terhadap sektor pendukung, seperti perhotelan, kuliner, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pemerintah daerah melihat kegiatan ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam menggerakkan ekonomi berbasis pariwisata. Dengan memanfaatkan keunggulan alam, Parigi Moutong berupaya memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan di Sulawesi Tengah.

Selain itu, Bhayangkara Trail Adventure juga dinilai efektif dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap potensi daerahnya sendiri. Melalui eksplorasi jalur alam, peserta sekaligus diperkenalkan pada kekayaan lanskap yang dimiliki wilayah tersebut.

Namun demikian, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas wisata dan kelestarian lingkungan. Ia menekankan agar seluruh peserta mematuhi aturan yang telah ditetapkan panitia, termasuk menjaga keamanan dan tidak merusak alam selama kegiatan berlangsung.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jaga sportivitas dan pastikan kegiatan ini tidak meninggalkan dampak negatif terhadap lingkungan,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi penting mengingat kegiatan trail adventure berpotensi menimbulkan dampak ekologis jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, pengawasan dan kesadaran peserta menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan event.

Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Festival Teluk Tomini 2026 yang tengah digelar di Parigi Moutong. Integrasi antar kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat daya tarik daerah dengan menghadirkan variasi event yang menjangkau berbagai segmen wisatawan.

Festival dan kegiatan pendukung seperti trail adventure dinilai dapat menciptakan efek berganda terhadap ekonomi lokal. Selain meningkatkan kunjungan, kegiatan ini juga membuka peluang promosi yang lebih luas melalui jejaring komunitas otomotif dan media sosial.

Pemerintah daerah optimistis, jika dikelola secara konsisten, event semacam ini dapat menjadi agenda tahunan yang memiliki daya saing tinggi. Namun, keberlanjutan tersebut sangat bergantung pada kualitas penyelenggaraan dan dukungan semua pihak.

Keterlibatan aktif masyarakat juga menjadi faktor penting. Tanpa dukungan lokal, event wisata berisiko kehilangan identitas dan tidak memberikan dampak maksimal terhadap ekonomi daerah.

Karena itu, pendekatan kolaboratif terus didorong agar setiap kegiatan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.

Menutup kegiatan pembukaan, Bupati Parigi Moutong mengajak seluruh pihak untuk menyuksikan rangkaian Festival Teluk Tomini 2026 sebagai momentum memperkuat citra daerah.

Ia berharap kegiatan Bhayangkara Trail Adventure dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta, sekaligus membawa dampak nyata bagi perkembangan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat Parigi Moutong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *