Kapolda Sulteng Tekankan Disiplin dan Kesiapsiagaan Saat Kunjungi Polres Morowali Utara

/ Foto : Bidhumas Polda Sulteng

Soalparigi.ID — Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Endi Sutendi, menegaskan pentingnya menjaga integritas dan kesiapsiagaan personel saat melakukan kunjungan kerja ke Polres Morowali Utara dan Kompi I Batalyon C Pelopor Brimob, Kamis (23/4/2026). Arahan ini menyoroti isu internal kepolisian hingga potensi dinamika global yang berdampak pada keamanan daerah.

Kunjungan yang berlangsung di Aula Adwani Wedana Polres Morowali Utara tersebut turut dihadiri Wakapolda Sulawesi Tengah Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf serta Kapolres Morowali Utara AKBP Reza Khomeini. Kehadiran pimpinan Polda secara bersamaan disebut menjadi momentum penting bagi penguatan internal institusi di wilayah tersebut.

Kapolres Morowali Utara dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi jajaran di daerah. Ia menilai arahan langsung pimpinan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas kinerja personel.

Dalam arahannya, Kapolda Sulteng menekankan bahwa menjaga marwah institusi Polri harus menjadi prioritas utama. Ia secara tegas mengingatkan seluruh personel untuk menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang berpotensi merusak kepercayaan publik.

Beberapa pelanggaran yang disoroti antara lain penyalahgunaan narkoba, keterlibatan dalam praktik judi online, pelanggaran etik seperti perselingkuhan, hingga penggunaan media sosial yang tidak bijak. Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga mencoreng nama institusi secara keseluruhan.

Kapolda menegaskan bahwa sanksi tegas akan diberlakukan bagi personel yang terbukti melanggar, mulai dari hukuman disiplin hingga pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Ia mengakui bahwa keputusan tersebut bukan hal mudah, namun diperlukan untuk menjaga kredibilitas organisasi.

“Tindakan tegas harus dilakukan demi menjaga kehormatan institusi,” ujarnya.

Selain menyoroti aspek internal, Kapolda juga memberikan apresiasi atas kinerja personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Morowali Utara yang dinilai tetap kondusif. Stabilitas keamanan tersebut disebut memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menyinggung keberhasilan pengamanan sejumlah agenda besar, seperti perayaan Natal, Tahun Baru, dan Idulfitri, yang berjalan lancar berkat sinergi antara aparat dan masyarakat.

Namun demikian, Kapolda mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak semakin ringan. Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei, seluruh personel diminta meningkatkan kesiapsiagaan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan preventif.

Pendekatan tersebut dinilai penting untuk menjaga situasi tetap kondusif tanpa mengabaikan hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Personel juga diminta tetap berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap pelaksanaan tugas.

Lebih jauh, Kapolda turut mengaitkan kondisi keamanan daerah dengan dinamika global. Ia menyinggung ketegangan geopolitik antara sejumlah negara serta potensi dampaknya terhadap perekonomian dunia, termasuk kemungkinan gangguan pada jalur distribusi energi.

Menurutnya, situasi global seperti penutupan jalur strategis perdagangan dapat berimbas pada kondisi ekonomi nasional hingga daerah. Dampak tersebut berpotensi memicu gejolak sosial jika tidak diantisipasi dengan baik.

Selain itu, ia juga menyoroti kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi pada April 2026 yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat. Kondisi ini dinilai perlu direspons dengan kesiapan aparat dalam menjaga stabilitas sosial.

Kapolda menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Ia meminta seluruh personel aktif membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat serta memperkuat pendekatan persuasif dalam menjaga kamtibmas.

“Saya harapkan seluruh anggota tetap siap menghadapi dinamika yang berkembang, lakukan deteksi dini, dan bangun komunikasi dengan masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Djoko Wienartono, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari pembinaan internal sekaligus upaya memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Ia menambahkan, arahan langsung pimpinan diharapkan mampu meningkatkan profesionalitas, disiplin, dan responsivitas anggota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kunjungan kerja ini menegaskan bahwa penguatan internal kepolisian tidak hanya berfokus pada penegakan disiplin, tetapi juga pada kemampuan adaptasi terhadap dinamika yang lebih luas. Kombinasi antara integritas internal dan kesiapsiagaan eksternal menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan.

Pada akhirnya, arahan Kapolda Sulteng ini menjadi pengingat bahwa tantangan tugas kepolisian semakin kompleks, sehingga dibutuhkan personel yang tidak hanya profesional, tetapi juga adaptif dan memiliki kepekaan terhadap perubahan situasi, baik di tingkat lokal maupun global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *