Soalparigi.ID — Turnamen sepak bola Piala Berani Donggala 2026 resmi bergulir setelah dibuka Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di Lapangan Persido Donggala, Senin (27/4/2026). Ajang ini diharapkan menjadi ruang pembinaan atlet lokal sekaligus memperkuat semangat sportivitas di kalangan masyarakat.
Dalam sambutannya, Anwar Hafid menekankan bahwa keberhasilan turnamen tidak hanya diukur dari kualitas pertandingan, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Ia mengingatkan pentingnya menciptakan suasana kompetisi yang sehat dan kondusif.
“Keamanan dan ketertiban harus dijaga agar kegiatan ini berjalan lancar dan tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Turnamen ini diikuti oleh 24 tim dari berbagai wilayah, termasuk Kecamatan Banawa, Banawa Tengah, Banawa Selatan, Rio Pakava, Pinembani, Kota Palu, hingga Kabupaten Sigi. Partisipasi lintas daerah tersebut menunjukkan tingginya antusiasme terhadap kompetisi sepak bola tingkat lokal.
Menurut Gubernur, turnamen seperti ini memiliki peran strategis dalam menjaring bakat-bakat muda di bidang olahraga, khususnya sepak bola. Ia menilai, kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan menjadi kunci dalam melahirkan atlet berprestasi dari daerah.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga dipandang sebagai sarana mempererat hubungan sosial antarwilayah. Interaksi antar tim dan pendukung diharapkan dapat memperkuat solidaritas sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan.
Anwar Hafid juga memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan olahraga dengan skala cukup besar. Ia berharap penyelenggaraan turnamen dapat berlangsung konsisten dan terus ditingkatkan kualitasnya di masa mendatang.
“Semoga turnamen ini menjadi wadah lahirnya atlet-atlet sepak bola yang handal dan berprestasi,” katanya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan laga persahabatan yang mempertemukan Donggala Old Stars melawan Berani FC Sulteng Nambaso. Pertandingan ini menjadi pembuka yang menarik perhatian masyarakat yang hadir di lokasi.
Tim Donggala Old Stars diperkuat oleh sejumlah tokoh, termasuk Danlanal Palu Letkol Marinir Muhammad Ali Wardhana. Sementara itu, tim Berani FC Sulteng Nambaso turut diperkuat langsung oleh Gubernur Anwar Hafid, yang ikut meramaikan laga persahabatan tersebut.
Pertandingan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga simbol kedekatan antara pemerintah dan masyarakat melalui olahraga. Kehadiran pimpinan daerah di lapangan dinilai mampu memberikan motivasi bagi para pemain muda.
Dalam konteks pembangunan daerah, olahraga menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi besar dalam membentuk karakter generasi muda. Disiplin, kerja sama tim, dan sportivitas merupakan nilai-nilai yang dapat ditanamkan melalui kompetisi seperti ini.
Namun demikian, tantangan ke depan terletak pada keberlanjutan pembinaan atlet. Turnamen saja tidak cukup tanpa diikuti dengan program pelatihan yang terstruktur dan dukungan fasilitas yang memadai.
Pemerintah daerah diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat sistem pembinaan olahraga, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. Dengan demikian, potensi atlet yang muncul dari turnamen dapat terus dikembangkan.
Selain itu, keterlibatan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas kompetisi. Dukungan yang positif dari penonton akan menciptakan atmosfer pertandingan yang sehat dan mendorong pemain tampil maksimal.
Turnamen Piala Berani Donggala 2026 menjadi salah satu upaya konkret dalam menghidupkan kembali gairah olahraga di daerah. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga pada proses pembinaan dan penguatan nilai-nilai sosial.
Jika dikelola secara berkelanjutan, ajang seperti ini berpotensi menjadi bagian dari ekosistem olahraga daerah yang mampu melahirkan atlet berbakat sekaligus meningkatkan prestasi Sulawesi Tengah di tingkat yang lebih tinggi.






