Soalparigi.ID — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan pentingnya sinergi lintas pemerintahan dalam menentukan arah pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran. Hal ini disampaikan Bupati saat memimpin rapat kerja bersama pemerintah kecamatan, kepala desa, dan organisasi perangkat daerah (OPD) di Kecamatan Moutong.
Rapat kerja tersebut menjadi forum strategis untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat dari tingkat desa. Pemerintah daerah ingin memastikan setiap program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan, bukan sekadar perencanaan administratif.
“Rapat kerja ini penting agar program yang kita jalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Dalam arahannya, Bupati menempatkan pembangunan infrastruktur dasar sebagai prioritas utama. Jalan dan drainase dinilai menjadi kebutuhan mendesak yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan konektivitas antarwilayah.
Menurutnya, infrastruktur yang memadai akan memperlancar distribusi barang dan jasa, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah pedesaan. Karena itu, perangkat daerah diminta aktif melakukan peninjauan lapangan agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan.
Selain infrastruktur, pengelolaan anggaran menjadi perhatian serius. Di tengah keterbatasan fiskal, pemerintah daerah dituntut lebih selektif dalam menentukan program prioritas.
Bupati menegaskan bahwa setiap usulan dari desa harus difokuskan pada kebutuhan dasar yang berdampak langsung terhadap masyarakat. Pendekatan ini dinilai penting agar penggunaan anggaran lebih efektif dan tidak terfragmentasi pada program yang kurang prioritas.
“Kita harus memastikan anggaran yang terbatas digunakan untuk kebutuhan yang paling mendesak,” tegasnya.
Di sektor ekonomi, pemerintah daerah mendorong percepatan implementasi program Koperasi Desa Merah Putih. Program ini dinilai sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pemerintah desa terkait kesiapan pendukung, termasuk penyediaan lahan. Langkah ini dilakukan agar program dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata.
Sementara itu, di bidang pendidikan, Bupati menekankan pentingnya penanganan anak tidak sekolah melalui pendataan yang akurat. Ia meminta pemerintah desa dan kecamatan aktif mendata anak usia sekolah agar intervensi kebijakan dapat dilakukan secara tepat.
Pendataan tersebut menjadi dasar dalam merancang program pendidikan yang lebih inklusif, sekaligus mencegah meningkatnya angka putus sekolah di wilayah pedesaan.
“Kita ingin semua anak mendapatkan akses pendidikan yang layak,” ujarnya.
Di sektor kesehatan, peningkatan kualitas layanan juga menjadi fokus. Pemerintah daerah mendorong pemerataan tenaga kesehatan serta optimalisasi layanan rujukan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang cepat dan mudah diakses.
Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat sistem pelayanan dasar di daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan akan ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait.
Ia meminta pemerintah kecamatan dan desa aktif melaporkan kondisi lapangan agar setiap persoalan dapat segera direspons secara cepat dan tepat.
Sekda juga menyoroti percepatan pendataan anak putus sekolah sebagai bagian dari upaya mendukung program Sekolah Rakyat. Program ini sedang diupayakan agar masuk dalam prioritas nasional.
Ia meminta kepala desa dan camat segera mengirimkan data calon penerima manfaat ke Dinas Sosial sebagai bahan pendukung percepatan program tersebut.
Selain itu, pemerintah daerah juga memperluas cakupan perlindungan sosial bagi pekerja rentan melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Sasaran program ini mencakup tenaga di lembaga desa hingga kader posyandu.
Langkah ini dinilai penting untuk memberikan jaminan sosial bagi kelompok masyarakat yang selama ini belum terjangkau perlindungan formal.
“Pendataan pekerja rentan harus diintensifkan agar semua yang berhak bisa terakomodasi,” tegasnya.
Sekda juga meminta seluruh perangkat daerah untuk turun langsung ke lapangan guna memantau kebutuhan masyarakat. Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat identifikasi masalah dan memastikan program berjalan efektif.
Menutup kegiatan, Bupati menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antar seluruh pihak. Ia menilai keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kekompakan dan sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa.
“Dengan kerja sama yang baik, kita optimistis program prioritas bisa berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Rapat kerja ini menjadi langkah awal dalam memperkuat perencanaan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat. Jika konsistensi sinergi ini terjaga, pemerintah daerah optimistis mampu menghadirkan pembangunan yang lebih merata dan berdampak langsung bagi masyarakat Parigi Moutong.






