PELTI Parigi Moutong Apresiasi APT Tournament Cup Vol. 2, Jadi Wadah Prestasi Atlet Daerah

Juara ganda campuran APT CUP Vol 2 bersama promotor APT Collaboration dan pengurus kabupaten PELTI Parigi Moutong / Foto: RONI

Soalparigi.id — Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kabupaten Parigi Moutong memberikan apresiasi atas penyelenggaraan APT Tournament Cup 2026 Vol. 2 yang dinilai tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi atlet dan pecinta tenis daerah untuk menunjukkan kemampuan sekaligus meraih prestasi.

Turnamen yang berlangsung selama dua hari, 29–30 Agustus 2026, di Lapangan Indoor Tenis Kantor Bupati Parigi Moutong tersebut mempertemukan puluhan pasangan pada nomor ganda putra dan ganda campuran.

Ketua PELTI Parigi Moutong, Hestiwati, S.KM., M.Kes., menyampaikan apresiasi kepada APT Collaboration selaku penyelenggara serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya turnamen tersebut.

Menurut Hestiwati, keberadaan turnamen seperti APT Tournament Cup memiliki arti penting bagi perkembangan tenis di Parigi Moutong. Kompetisi menjadi ruang bagi atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus menunjukkan hasil dari proses latihan yang telah dijalani.

“PELTI Parigi Moutong memberikan apresiasi kepada APT Collaboration dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan turnamen ini. Kegiatan seperti ini sangat penting karena memberikan ruang kepada atlet dan pecinta tenis untuk bertanding, berprestasi, dan terus berkembang,” ujar Hestiwati dalam keterangan persnya, senin 31/08/26.

Ia menilai, prestasi atlet daerah tidak dapat tumbuh hanya melalui latihan, tetapi juga membutuhkan kesempatan untuk tampil dalam kompetisi yang sehat dan kompetitif.

Karena itu, Hestiwati berharap semakin banyak turnamen tenis yang dapat digelar di Parigi Moutong dengan melibatkan atlet lokal maupun pemain dari berbagai daerah.

“Setiap pertandingan adalah kesempatan untuk belajar dan meningkatkan kemampuan. Bagi kami, turnamen seperti ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap atlet yang selama ini berlatih dan berjuang membawa nama daerah,” katanya.

Hestiwati menambahkan, PELTI Parigi Moutong terus mendorong terciptanya ekosistem tenis yang memberikan ruang seluas-luasnya bagi atlet untuk berkembang. Kompetisi yang rutin diharapkan dapat melahirkan lebih banyak pemain berprestasi yang nantinya mampu membawa nama Parigi Moutong pada level yang lebih tinggi.

APT Tournament Cup Vol. 2 sendiri diikuti 12 pasangan ganda putra dan 14 pasangan ganda campuran. Antusiasme peserta menjadi salah satu gambaran bahwa olahraga tenis memiliki basis komunitas yang terus berkembang di Parigi Moutong.

Pada nomor ganda campuran, pasangan Aprilia–Wawan berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Hari–Nela, sementara Bangkit–Wulan meraih posisi ketiga.

Sedangkan pada nomor ganda putra, pasangan Bangkit–Akbar menjadi juara pertama. Posisi kedua diraih Arman–Rolan, sementara Wawan–Faisal menempati posisi ketiga.

Bagi PELTI, deretan juara tersebut bukan sekadar catatan hasil pertandingan. Podium menjadi bagian dari perjalanan atlet dalam membangun pengalaman, mental bertanding, dan kepercayaan diri untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Hestiwati berharap semangat kompetisi tersebut terus terjaga dan menjadi pemicu bagi para pemain untuk semakin serius meningkatkan kemampuan.

“Yang terpenting adalah bagaimana kompetisi ini terus memberikan ruang bagi atlet kita untuk tumbuh. Prestasi hari ini harus menjadi motivasi untuk berlatih lebih baik dan meraih prestasi yang lebih tinggi ke depan,” ujarnya.

Dengan berakhirnya APT Tournament Cup Vol. 2, PELTI Parigi Moutong berharap geliat kompetisi tenis di daerah semakin meningkat. Turnamen-turnamen yang konsisten digelar dinilai akan memperkuat pembinaan sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi atlet lokal untuk menunjukkan potensi terbaiknya.

Bagi para atlet, podium mungkin menjadi tujuan akhir sebuah pertandingan. Namun bagi pembinaan tenis daerah, setiap pertandingan adalah langkah kecil untuk membangun generasi pemain yang lebih siap, kompetitif, dan mampu mengharumkan nama Parigi Moutong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *