PT Donggi Senoro LNG Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng, Pemprov Prioritaskan Distribusi ke Empat Daerah

/ Foto : Adpim Pemprov Sulteng

Soalparigi.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menerima bantuan kemanusiaan dari PT Donggi Senoro LNG untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah. Bantuan tersebut akan segera didistribusikan ke Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, Poso, dan Kota Palu sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.

Penyerahan bantuan ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama perwakilan PT Donggi Senoro LNG di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kamis (2/7/2026). Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.

Gubernur Anwar Hafid mengatakan dukungan dari dunia usaha menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pemulihan, terutama ketika pemerintah memasuki masa transisi setelah berakhirnya fase tanggap darurat.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dalam penanganan bencana menunjukkan bahwa pemulihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif sektor swasta, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat secara luas.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan masyarakat, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PT Donggi Senoro LNG atas kepedulian yang diberikan kepada saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi,” kata Anwar.

Ia memastikan seluruh bantuan yang diterima akan segera disalurkan kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Poso, dan Kota Palu. Distribusi dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan di masing-masing wilayah.

“Insyaallah seluruh bantuan ini akan segera kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, Poso, dan Kota Palu. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana,” ujarnya.

Gubernur berharap sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kolaborasi yang berkelanjutan akan memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk risiko kebencanaan.

“Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dengan PT Donggi Senoro LNG dapat terus berlanjut sebagai bagian dari semangat gotong royong membangun Sulawesi Tengah yang tangguh dan sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Manager External Relations PT Donggi Senoro LNG mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak gempa bumi sekaligus dukungan terhadap upaya pemerintah dalam percepatan pemulihan pascabencana.

Ia menyampaikan perusahaan turut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat Sulawesi Tengah. Sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, PT Donggi Senoro LNG berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui berbagai program sosial, terutama pada kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat.

“Bantuan tanggap darurat yang kami serahkan hari ini merupakan bentuk kepedulian PT Donggi Senoro LNG kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi sekaligus dukungan terhadap upaya pemerintah dalam penanganan bencana. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta membantu proses pemulihan di daerah terdampak. Sebagai perusahaan yang beroperasi di Sulawesi Tengah, kami akan terus berkontribusi dan tumbuh bersama masyarakat Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, PT Donggi Senoro LNG menyerahkan bantuan berupa 400 kasur lipat, 400 selimut, serta 200 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan. Bantuan tersebut selanjutnya akan dikelola dan didistribusikan oleh BPBD Provinsi Sulawesi Tengah kepada daerah-daerah yang membutuhkan sesuai hasil asesmen di lapangan.

Kebutuhan logistik seperti tempat tidur, selimut, dan air bersih menjadi salah satu prioritas pada masa transisi pascabencana. Bantuan tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat yang masih berada di lokasi pengungsian maupun warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempa.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menilai kolaborasi dengan sektor swasta memiliki peran strategis dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak. Selain memperluas jangkauan bantuan, keterlibatan perusahaan juga dapat memperkuat efektivitas penanganan bencana melalui dukungan sumber daya dan logistik.

Penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah Rudi Dewanto, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid, Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah Asbudianto, jajaran manajemen PT Donggi Senoro LNG, unsur Forkopimda, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha, diharapkan proses pemulihan di wilayah terdampak gempa dapat berjalan lebih cepat. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga mengajak berbagai pihak untuk terus memperkuat semangat gotong royong dalam membantu masyarakat bangkit, sehingga pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada penyediaan bantuan darurat, tetapi juga mendukung terwujudnya ketahanan masyarakat menghadapi bencana di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *