Soalparigi.ID – Banjir yang melanda Desa Lobu Mandiri dan Desa Parigimpu, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, mengakibatkan sejumlah infrastruktur rusak dan menghambat akses transportasi warga. Sedikitnya tiga jembatan mengalami kerusakan, sementara satu rumah warga terdampak akibat luapan air yang terjadi pada Sabtu (20/6/2026) malam.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Parigi Moutong, hujan dengan intensitas tinggi mulai mengguyur wilayah tersebut sekitar pukul 22.30 Wita. Tingginya curah hujan menyebabkan debit air meningkat dan meluap hingga merendam permukiman warga.
Banjir terjadi sekitar pukul 23.00 Wita dan laporan pertama diterima BPBD Kabupaten Parigi Moutong pada Minggu (21/6/2026) pukul 12.10 Wita. Tim kemudian melakukan pendataan terhadap dampak yang ditimbulkan oleh bencana tersebut.
Di Desa Lobu Mandiri, satu keluarga yang terdiri atas enam jiwa terdampak akibat genangan air yang masuk ke rumah mereka. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat peristiwa tersebut.
Selain merendam satu unit rumah, banjir juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum yang menjadi jalur penghubung masyarakat. Saluran air di Dusun I Desa Lobu Mandiri dilaporkan jebol akibat derasnya arus air.
Kerusakan paling parah terjadi pada dua jembatan penghubung di Dusun III Desa Lobu Mandiri. Kedua jembatan tersebut mengalami kerusakan berat sehingga mengganggu mobilitas warga setempat.
Sementara itu, di Desa Parigimpu, satu unit jembatan dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian oprit hingga menyebabkan akses kendaraan roda empat tidak dapat melintas. Kondisi tersebut mempersulit aktivitas masyarakat yang bergantung pada jalur penghubung antarwilayah.
Meski air yang sempat menggenangi permukiman telah surut, dampak kerusakan infrastruktur masih menjadi persoalan utama yang membutuhkan penanganan segera. Hingga Minggu sore, kendaraan roda empat belum dapat melintasi jembatan yang rusak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat telah melakukan langkah awal penanganan pascabencana. Pendataan terhadap kerusakan dan kebutuhan mendesak juga terus dilakukan guna mempercepat proses penanganan.
Sejumlah kebutuhan yang menjadi prioritas saat ini meliputi perbaikan jembatan yang rusak, rehabilitasi saluran air yang jebol, serta penyediaan logistik penanggulangan bencana. Perbaikan infrastruktur dinilai penting untuk memulihkan akses transportasi dan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak.
Kepala desa bersama warga setempat turut terlibat dalam upaya penanganan awal pascabanjir. Sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi di lapangan, terutama pada akses vital yang menjadi sarana utama mobilitas warga.
Wilayah terdampak berada pada koordinat 0°49′34.64″ LS dan 120°5′14.96″ BT untuk Desa Lobu Mandiri, serta 0°48′47.48″ LS dan 120°4′57.47″ BT untuk Desa Parigimpu.
BPBD Kabupaten Parigi Moutong mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, terutama pada wilayah yang berada di sekitar aliran sungai dan daerah rawan banjir.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur akibat banjir di Kecamatan Parigi Barat berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat apabila tidak segera ditangani. Pemulihan akses jembatan dan saluran air menjadi langkah penting agar kehidupan warga dapat kembali berjalan normal dan risiko bencana serupa dapat diminimalkan pada masa mendatang.






