Wagub Sulteng Dorong Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak untuk Perkuat Kesehatan Mental Generasi Muda

/ Foto : Adpim Pemprov Sulteng

Soalparigi.IDWakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, mengajak para ayah untuk lebih aktif terlibat dalam pengasuhan anak sebagai upaya memperkuat kesehatan mental dan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Keterlibatan ayah dinilai memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan psikologis, karakter, dan kepercayaan diri anak di masa depan.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri pencanangan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang digelar di halaman Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (25/6/2026).

Menurut Reny Lamadjido, pengasuhan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab ibu, tetapi memerlukan peran aktif kedua orang tua. Kehadiran ayah dalam kehidupan anak dinilai mampu memberikan dukungan emosional yang penting bagi tumbuh kembang mereka.

Ia menekankan bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks, sehingga anak membutuhkan lingkungan keluarga yang kuat dan harmonis sebagai fondasi pembentukan karakter.

“Pendampingan seorang ayah sangat berdampak terhadap perkembangan psikologis anak di masa depan. Karena itu, semakin banyak ayah yang terlibat dalam pengasuhan, maka semakin besar peluang lahirnya generasi yang tangguh dan berkualitas,” ujar Reny.

Melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia, pemerintah berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya peran ayah dalam keluarga semakin meningkat. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.

Reny menilai keterlibatan ayah dalam pendidikan dan pengasuhan anak dapat membantu mencegah berbagai persoalan sosial yang kerap dihadapi generasi muda, seperti rendahnya kepercayaan diri, masalah perilaku, hingga gangguan kesehatan mental.

Selain pencanangan GATI, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026 serta pembukaan program Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh Melalui Lanjut Usia Berdaya (SIDAYA).

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur memberikan apresiasi kepada para lanjut usia di Sulawesi Tengah yang tetap aktif dan produktif meskipun telah memasuki usia senja. Menurutnya, para lansia memiliki peran penting sebagai sumber pengalaman, pengetahuan, dan nilai-nilai kehidupan yang dapat diwariskan kepada generasi muda.

Ia juga mengapresiasi berbagai program pemberdayaan lansia yang selama ini dijalankan oleh BKKBN bersama pemerintah daerah, termasuk melalui penyelenggaraan Sekolah Lansia yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

“Terima kasih kepada BKKBN dan Dinas P2KB atas berbagai program yang telah dilaksanakan. Semoga lansia di Sulawesi Tengah semakin sehat, mandiri, dan berkualitas,” katanya.

Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai aktivitas yang berfokus pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Para peserta mengikuti senam lansia, edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, hingga kegiatan kebersamaan yang mempererat hubungan sosial antarwarga.

Program SIDAYA sendiri dirancang untuk mendorong lansia tetap berdaya, sehat, dan produktif melalui berbagai kegiatan edukatif dan pemberdayaan. Pemerintah berharap para lansia dapat terus berkontribusi dalam kehidupan keluarga dan masyarakat sesuai kemampuan masing-masing.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Nuryamin, bersama sejumlah mitra kerja turut hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Sulawesi Tengah, drg. Herri Mulyadi, M.Kes, perwakilan TP-PKK Sulawesi Tengah, BAZNAS Sulawesi Tengah, RSUD Anutapura, serta berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan program keluarga dan pemberdayaan masyarakat.

Pencanangan Gerakan Ayah Teladan Indonesia dan pelaksanaan program SIDAYA menunjukkan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berfokus pada generasi muda, tetapi juga melibatkan seluruh siklus kehidupan, mulai dari anak hingga lanjut usia.

Melalui penguatan peran ayah dalam keluarga dan peningkatan kualitas hidup lansia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap dapat menciptakan keluarga yang lebih tangguh, generasi muda yang sehat secara mental, serta masyarakat yang lebih sejahtera dan produktif. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan manusia yang berkelanjutan di Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *