Momentum 10 Muharram, Polres Parigi Moutong Perkuat Integritas dan Semangat Pelayanan kepada Masyarakat

/ Foto : Polres Parigi Moutong

Soalparigi.ID Momentum Tahun Baru Islam 10 Muharram dimanfaatkan Polres Parigi Moutong untuk memperkuat nilai integritas, spiritualitas, dan komitmen pelayanan publik di lingkungan kepolisian. Penguatan nilai-nilai tersebut dinilai penting sebagai fondasi dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan kepada masyarakat.

Komitmen itu tercermin dalam kegiatan zikir dan doa bersama yang digelar di Masjid Assyamsa Walqamar Polres Parigi Moutong, Jumat (26/6/2026), bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tahun ini mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”.

Kegiatan tersebut diikuti Kapolres Parigi Moutong AKBP Dr. Hendrawan A.N., S.I.K., M.H., jajaran pejabat utama, personel Polres Parigi Moutong yang beragama Islam, serta Bhayangkari Cabang Parigi Moutong.

Selain menjadi agenda keagamaan, kegiatan itu dimaknai sebagai refleksi bagi anggota kepolisian untuk memperkuat tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kapolres Parigi Moutong AKBP Hendrawan mengatakan bahwa peringatan Tahun Baru Islam dan Hari Bhayangkara menjadi momentum yang tepat untuk melakukan evaluasi diri sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik yang harus dibangun melalui sikap profesional, humanis, dan berintegritas.

“Melalui zikir dan doa bersama pada 10 Muharram ini, kami memohon keberkahan, keselamatan, dan kekuatan kepada Allah SWT agar seluruh personel Polri, khususnya Polres Parigi Moutong, senantiasa diberikan kemampuan untuk menjalankan tugas dengan amanah, profesional, dan humanis,” ujar Hendrawan.

Ia menegaskan bahwa tema Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat”, bukan sekadar slogan, tetapi menjadi pengingat bahwa seluruh tugas dan kebijakan kepolisian harus berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Menurut Hendrawan, keberhasilan institusi kepolisian tidak hanya diukur dari keberhasilan menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga dari kemampuan membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

Karena itu, pendekatan humanis dan pelayanan yang responsif menjadi bagian penting dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri. Kepercayaan masyarakat, kata dia, merupakan modal utama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

Selain aspek profesionalisme, Kapolres juga menekankan pentingnya nilai spiritual sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Di tengah tantangan yang semakin kompleks, personel kepolisian dituntut memiliki keteguhan moral agar mampu menjalankan amanah secara bertanggung jawab.

“Kekuatan Polri tidak hanya terletak pada kemampuan penegakan hukum, tetapi juga pada kedekatan dengan masyarakat serta nilai-nilai spiritual yang menjadi fondasi moral dalam pelaksanaan tugas,” katanya.

Momentum 10 Muharram yang dikenal sebagai Hari Asyura dalam tradisi Islam juga menjadi pengingat pentingnya introspeksi dan pembaruan komitmen dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dengan tugas kepolisian yang menuntut kejujuran, disiplin, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta bersama-sama memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa, keamanan dan ketertiban masyarakat, serta kelancaran tugas-tugas kepolisian. Doa juga dipanjatkan agar Polri semakin mampu menjawab harapan masyarakat melalui pelayanan yang lebih baik dan berkualitas.

Polres Parigi Moutong menilai penguatan karakter dan integritas personel merupakan bagian penting dalam mendukung reformasi institusi kepolisian. Upaya tersebut dilakukan tidak hanya melalui peningkatan kompetensi dan profesionalisme, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual secara berkelanjutan.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 dan peringatan 10 Muharram, Polres Parigi Moutong kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Penguatan nilai keagamaan, integritas, dan semangat pengabdian diharapkan mampu mendorong lahirnya pelayanan kepolisian yang semakin profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat.

Dengan dukungan masyarakat serta komitmen seluruh personel, Polres Parigi Moutong berharap dapat terus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban daerah sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *