Soalparigi.ID – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H/2026 M di Polda Sulawesi Tengah menjadi momentum untuk memperkuat moral, integritas dan kualitas pengabdian personel dalam menjalankan tugas kepolisian.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Ar Rahman Polda Sulteng, Kamis (3/9/2026), dipimpin Kapolda Sulteng Irjen Pol Nasri. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bhayangkari Daerah Polda Sulteng Ny. Lina Nasri, Irwasda Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, para PJU, personel Polda Sulteng serta anak-anak panti asuhan.
Peringatan Maulid Nabi kali ini mengusung tema “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, melalui Polri Presisi Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Tema tersebut menjadi landasan untuk menguatkan nilai moral dan integritas dalam pelaksanaan tugas.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulteng Irjen Pol Nasri menekankan agar peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut harus diwujudkan melalui keteladanan terhadap kejujuran, amanah, keadilan, kesabaran, keberanian, kepedulian dan kasih sayang Rasulullah SAW.
Nasri mengatakan, kewenangan yang diberikan negara kepada Polri merupakan amanah yang harus dijalankan secara profesional, proporsional dan bertanggung jawab. Kewenangan itu harus digunakan untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat serta menegakkan hukum secara berkeadilan.
“Polri Presisi tidak hanya membutuhkan profesionalisme, modernisasi dan teknologi, tetapi juga harus dibangun di atas fondasi moral dan akhlak yang kuat. Kemampuan tanpa integritas dapat disalahgunakan, kewenangan tanpa akhlak dapat melahirkan arogansi, dan penegakan hukum tanpa keadilan dapat menghilangkan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh personel menjadikan kejujuran dan integritas sebagai karakter serta profesionalisme sebagai standar kerja. Pelayanan kepada masyarakat, kata dia, harus menjadi bentuk pengabdian, dengan tetap menjaga kehormatan seragam dan menjauhi pelanggaran, penyalahgunaan kewenangan, perilaku koruptif dan hedonisme.
Sementara itu, Hikmah Maulid disampaikan Prof. Dr. Muhammad Khairil, M.Si., M.H. Ia mengajak seluruh peserta meneladani akhlak Rasulullah SAW dan memiliki hati yang mutmainnah, yakni tenang serta tidak larut dalam kegagalan maupun kekhawatiran menghadapi masa depan.
Dalam penyampaiannya, ia menekankan tiga hal utama, yakni keteladanan, Polri Presisi dan kemakmuran. Ketiga hal tersebut menjadi bagian dari pesan yang disampaikan dalam peringatan Maulid Nabi di lingkungan Polda Sulteng.
Kapolda berharap Maulid Nabi dapat menjadi sarana introspeksi sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian personel. “Jadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman, Polri Presisi sebagai cara kita bekerja, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT,” pesannya.
Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin menambahkan, rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian santunan kepada pengasuh dan anak-anak Panti Asuhan Nurul Falah. Santunan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat silaturahmi Polda Sulteng dengan masyarakat.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, Polda Sulteng berkomitmen memperkuat karakter personel agar semakin Presisi, humanis, profesional dan dipercaya masyarakat. Komitmen itu sekaligus diarahkan untuk berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.








