DPRD Sulteng Hadiri Forum Internasional yang Pertemukan Pemerintah, Akademisi dan Dunia Usaha

Soalparigi.id – Pembangunan ekonomi daerah melibatkan banyak unsur, mulai dari pemerintah dan lembaga legislatif hingga perguruan tinggi, perbankan, dan dunia usaha. Keterhubungan berbagai pihak tersebut menjadi salah satu konteks penyelenggaraan The 4th Tadulako International Conference on Economics and Business (TICEB) 2026 di Ballroom Hotel Best Western Coco Plus Palu, Selasa (6/10/2026).

DPRD Provinsi Sulawesi Tengah turut hadir dalam forum tersebut melalui Anggota DPRD, Dra. Marlelah, M.Si., yang mewakili Ketua DPRD Sulteng.

Konferensi ini mempertemukan pemangku kepentingan dari beragam sektor untuk membahas isu strategis ekonomi dan bisnis. Peserta dan mitra yang hadir mencakup unsur pemerintah, akademisi, perbankan, dunia usaha, serta perwakilan dari Indonesia, Australia, Pakistan, India, dan Turki.

Sejumlah pihak yang menghadiri kegiatan itu antara lain Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Dr. H. Rudi Dewanto, S.E., M.M., Deputi Perwakilan Bank Indonesia, Ketua Bidang Komunikasi GAPKI, Ketua KADIN Sulawesi Tengah, perwakilan Bupati Sigi, perwakilan DPRD Kota Palu, dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Pertemuan lintas sektor seperti ini menyediakan ruang bagi beragam perspektif untuk bertemu dalam satu forum. Akademisi dapat menghadirkan pendekatan berbasis penelitian, dunia usaha membawa pengalaman kegiatan ekonomi, sedangkan unsur pemerintahan dan legislatif memiliki peran masing-masing dalam mendukung penyelenggaraan pembangunan daerah.

Kolaborasi tersebut penting sebagai pendekatan dalam memahami persoalan ekonomi yang tidak selalu dapat dilihat dari satu sisi. Pertukaran pengetahuan dapat membantu memperluas wawasan mengenai peluang, tantangan, dan pilihan kebijakan, meskipun implementasinya tetap memerlukan pembahasan serta tindak lanjut yang konkret.

TICEB 2026 mengangkat tema “Navigating Economic Transformation Through Innovation, Governance, and Sustainability”, yang menekankan pentingnya inovasi, tata kelola, dan keberlanjutan dalam menghadapi perubahan ekonomi.

Bagi DPRD Sulteng, kehadiran dalam forum ini merupakan bagian dari keterlibatan kelembagaan pada agenda yang mempertemukan pemangku kepentingan pembangunan. Hubungan dengan perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha dapat menjadi ruang komunikasi untuk memperkaya perspektif mengenai kebutuhan pembangunan daerah.

Kegiatan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol pembukaan konferensi serta penyerahan cinderamata kepada sejumlah pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan TICEB 2026.

Melalui forum akademik internasional tersebut, pertukaran gagasan lintas sektor dan lintas negara diharapkan dapat terus berkembang, sekaligus membuka ruang bagi pemikiran yang relevan dengan tantangan ekonomi dan pembangunan Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *