HUT ke-13 Morowali Utara, Anwar Hafid Ajak Masyarakat Peduli Sesama dan Jaga Lingkungan

/ Foto : Adpim Pemprov Sulteng

Soalparigi.ID – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., mengajak masyarakat memperkuat kepedulian sosial, menjaga lingkungan, dan membangun daerah secara bersama-sama dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Morowali Utara.

Ajakan tersebut disampaikan Anwar saat bertindak sebagai inspektur upacara peringatan HUT ke-13 Morowali Utara di pelataran Kantor Bupati Morowali Utara, Jumat (23/10/2026). Ia hadir didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Sry Nirwanti Bahasoan.

Mengusung tema “Bersatu dalam Keberagaman, Maju dalam Kebersamaan”, peringatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. Sebelum menyampaikan amanat, Anwar meminta pasukan upacara dibubarkan terlebih dahulu dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan kabut asap.

Dalam sambutannya, Anwar mengibaratkan pembangunan Morowali Utara sebagai bentuk bakti seorang anak kepada ibunya. Menurutnya, masyarakat yang tinggal dan mencari penghidupan di daerah tersebut memiliki tanggung jawab untuk ikut merawat dan memajukannya.

“Pertanyaannya, apa hadiah yang kita berikan kepada ibu kita yang sedang berulang tahun? Hari ini kita harus bertanya kepada diri sendiri, apa yang sudah kita berikan kepada Morowali Utara,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat yang telah hidup berkecukupan untuk memperhatikan warga yang masih menghadapi kesulitan ekonomi, terutama dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak, mendapatkan pelayanan kesehatan, dan mengakses kebutuhan dasar.

Anwar menegaskan, kemajuan daerah tidak cukup diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Pemerataan kesejahteraan juga menjadi hal penting agar hasil pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Selain kepedulian sosial, Gubernur menyoroti pentingnya perlindungan lingkungan di tengah aktivitas pembangunan dan usaha. Ia mengingatkan agar kekayaan alam Morowali Utara tidak hanya dimanfaatkan, tetapi juga dijaga demi keberlanjutan daerah.

“Jangan hanya menikmati kecantikannya tanpa pernah berpikir untuk merawatnya. Saya serius menyampaikan ini. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga daerah ini,” tegasnya.

Anwar secara khusus meminta para pelaku usaha segera melakukan perbaikan dan penataan lingkungan. Ia mengingatkan kondisi panas dan kekeringan yang berlangsung selama beberapa bulan perlu diantisipasi untuk mengurangi risiko persoalan lingkungan saat musim hujan, termasuk potensi banjir.

“Saya minta para pengusaha segera melakukan perbaikan. Jangan menunggu sampai musim hujan datang dan banjir terjadi di mana-mana. Kita harus mulai mengantisipasi sejak dini,” ujarnya.

Ia juga meminta Bupati Morowali Utara mengundang para pelaku usaha untuk membahas langkah konkret penataan dan pemulihan lingkungan. Menurutnya, pembangunan ekonomi harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan agar pemanfaatan sumber daya alam memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengabaikan keberlanjutannya.

Anwar turut mengingatkan pentingnya keberadaan Kabupaten Morowali Utara dalam mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat. Pembentukan daerah tersebut diharapkan mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan publik dan hasil pembangunan.

Mengaku memiliki ikatan historis dengan Morowali Utara, Anwar mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan HUT ke-13 sebagai momentum memperkuat komitmen membangun daerah, bukan sekadar perayaan seremonial.

Ia berharap semangat persatuan dalam keberagaman diwujudkan melalui kepedulian terhadap warga yang membutuhkan, pelestarian lingkungan, serta pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana dan berkelanjutan.

Dengan semangat kebersamaan, Morowali Utara diharapkan semakin maju dan sejahtera serta memperkuat kontribusinya dalam mewujudkan Sulawesi Tengah yang Nambaso menuju Indonesia Emas 2045.

Upacara tersebut turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Morowali Utara, anggota DPR RI, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

(Biro Administrasi Pimpinan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *