Disdik Sulteng Larang Penerima Berani Cerdas Terima Dua Beasiswa Sekaligus

/ Foto : Adpim Pemprov Sulteng

Soalparigi.ID – Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan bahwa mahasiswa penerima Program Beasiswa Berani Cerdas tidak diperkenankan menerima bantuan pendidikan dari program lain secara bersamaan. Kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan penyaluran beasiswa berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza DP, mengatakan larangan menerima beasiswa ganda atau double funding telah menjadi ketentuan sejak Program Berani Cerdas diluncurkan. Aturan tersebut mengacu pada regulasi pemerintah pusat yang melarang penerima bantuan pendidikan memperoleh pendanaan dari dua program berbeda dalam waktu yang sama.

Menurutnya, mahasiswa yang telah menjadi penerima beasiswa dari program lain, namun ingin memperoleh Beasiswa Berani Cerdas, wajib memilih salah satu program yang akan digunakan.

“Berdasarkan aturan yang berlaku, tidak diperbolehkan menerima double funding. Jadi bagi mahasiswa yang sudah mendapatkan beasiswa lain tetapi ingin masuk dalam Program Berani Cerdas, maka harus melepaskan beasiswa yang sebelumnya diterima,” kata Firmanza.

Ia menjelaskan, penegasan tersebut bertujuan untuk melindungi mahasiswa dari potensi persoalan administrasi maupun konsekuensi hukum yang dapat muncul di kemudian hari. Sebab, apabila dalam proses verifikasi atau audit ditemukan adanya penerima yang mendapatkan dua beasiswa sekaligus, hal itu dapat menjadi temuan dan berujung pada kewajiban pengembalian dana yang telah diterima.

Menurut Firmanza, kepatuhan terhadap ketentuan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi pelaksanaan program bantuan pendidikan yang dibiayai pemerintah.

Selain itu, kebijakan tersebut juga dimaksudkan agar manfaat beasiswa dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan. Dengan demikian, pemerataan akses pendidikan tinggi dapat berjalan lebih optimal.

Ia menegaskan bahwa prinsip utama pemberian beasiswa bukan hanya membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan, tetapi juga memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Sulawesi Tengah untuk memperoleh akses pendidikan yang layak.

“Bantuan pendidikan harus disalurkan secara merata, adil, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak mahasiswa,” ujarnya.

Program Berani Cerdas merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Program tersebut diharapkan mampu membantu mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tinggi sekaligus mendukung peningkatan daya saing sumber daya manusia daerah.

Firmanza mengatakan, pengelolaan program beasiswa harus dilakukan secara tertib dan berpedoman pada ketentuan yang berlaku agar keberlangsungannya dapat terus terjaga. Karena itu, kejujuran dan keterbukaan dalam proses pendaftaran menjadi hal yang sangat penting.

Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah juga mengimbau seluruh calon penerima maupun penerima Beasiswa Berani Cerdas untuk memberikan data yang benar dan sesuai kondisi sebenarnya saat proses pendaftaran.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari permasalahan dalam proses verifikasi maupun pemeriksaan yang dapat dilakukan sewaktu-waktu oleh pihak berwenang.

Selain memastikan kepatuhan terhadap aturan, pemerintah daerah juga berharap Program Berani Cerdas dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi dunia pendidikan di Sulawesi Tengah. Dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel, program ini diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan generasi muda yang berpendidikan dan berdaya saing.

Melalui kebijakan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan bahwa bantuan pendidikan harus dikelola secara bertanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dan berkeadilan. Kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci agar Program Berani Cerdas tetap berjalan efektif serta mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tengah pada masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *