Pesantren Lansia di Sulteng Diikuti Puluhan Peserta, Wagub Reny Tekankan Kesehatan dan Keimanan

/ Foto : Adpim Pemprov Sulteng

Soalparigi.ID – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., mengajak para lanjut usia (lansia) menjaga kesehatan, tetap aktif, mempererat silaturahmi, dan memperkuat keimanan dalam menjalani masa tua.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Pesantren Lansia Menuju Husnul Khatimah bertema “Memperkuat Iman, Memperbanyak Amal, Menjemput Akhirat dengan Hati yang Tenang” di Badan Kerja Sama Wanita Islam (BAKESWI) Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan Kelinci, Jumat (16/10).

Reny mengapresiasi kegiatan yang diikuti puluhan peserta dari anggota BAKESWI Provinsi Sulawesi Tengah dan kelompok pengajian tersebut. Menurutnya, pesantren lansia menjadi wadah untuk memperdalam ilmu agama, memperkuat persaudaraan, dan mengisi masa lanjut usia dengan kegiatan bermanfaat.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Silaturahmi seperti ini sangat baik karena kita bisa bersama-sama belajar, memperkuat iman, dan mempersiapkan bekal untuk akhirat. Tidak perlu merasa berat, mari kita jalani dengan hati yang ikhlas dan penuh semangat,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa bertambahnya usia bukan alasan untuk kehilangan semangat atau merasa tidak lagi memiliki peran di tengah masyarakat. Masa lanjut usia, kata dia, tetap dapat dijalani dengan bahagia, produktif, dan penuh makna.

Selain memperkuat keimanan, Reny menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan ketenangan batin secara seimbang. Para lansia dianjurkan tetap bergerak melalui senam lansia atau olahraga ringan yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

“Jangan berkecil hati karena usia. Ibu-ibu harus tetap semangat, tetap cantik, dan menjaga kesehatan. Kalau kita tidak melatih tangan dan kaki, lama-kelamaan bisa kaku. Jadi, tetaplah bergerak dan berolahraga sesuai kemampuan,” pesannya.

Reny juga mendorong para lansia mempertahankan aktivitas sosial melalui pengajian, silaturahmi, dan olahraga bersama. Kegiatan tersebut diharapkan membantu mereka menjaga semangat dan menghindari perasaan kesepian.

Melalui Pesantren Lansia Menuju Husnul Khatimah, ia berharap para peserta semakin memperkuat keimanan, memperluas wawasan keagamaan, mempererat persaudaraan, serta menjalani kehidupan dengan optimisme.

“Yang terpenting, kita harus tetap menjaga diri, menjaga kesehatan, memperbanyak amal, dan terus mendekatkan diri kepada Allah. Semoga kita semua diberikan kesehatan, umur yang berkah, serta kesempatan untuk menjalani kehidupan dengan tenang dan meraih husnul khatimah,” tutupnya.

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *