Soalparigi.ID – Polda Sulawesi Tengah menyiapkan 165 rencana aksi untuk mendukung implementasi delapan program Quick Wins Kapolri bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”. Program tersebut dijabarkan melalui Commander Wish Kapolda Sulteng Irjen Pol. Rizal Irawan, yang mencakup delapan program utama dan 41 kegiatan pengungkit.
Pelaksanaan program ditargetkan hingga 22 Januari 2027. Setiap rencana aksi akan dilaksanakan dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan kesesuaiannya dengan sasaran serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Implementasi program tersebut menekankan konsistensi pelaksanaan, efektivitas pengawasan, dan pencapaian hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Delapan fokus prioritas dalam Commander Wish Kapolda Sulteng meliputi Ruang Publik Aman, Pemulihan Kawasan Narkoba, Bersih Judi Daring dan Penipuan Digital, Layanan 110 dan SPKT, Perkara Terlacak melalui SP2HP, Bersih ke Dalam serta Polres Kuat, Polsek Tangguh, dan Kesiapan KUHP/KUHAP baru melalui pendekatan Scientific Crime Investigation (SCI).
Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Achmad Muhaimin menegaskan, keberhasilan program tersebut membutuhkan komitmen seluruh jajaran kepolisian, pengawasan berkelanjutan, serta dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.
“Seluruh jajaran Polda Sulteng hingga Polres dan Polsek harus menerjemahkan program ini ke dalam tindakan nyata. Setiap rencana aksi harus memiliki hasil yang terukur, dievaluasi secara berkala, dan diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tegasnya.
Achmad juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, memberikan informasi mengenai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memanfaatkan saluran pengaduan resmi kepolisian jika menemukan dugaan tindak pidana atau permasalahan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Melalui pelaksanaan delapan program Quick Wins tersebut, Polda Sulteng diharapkan dapat meningkatkan kualitas tugas kepolisian secara terukur dan berkelanjutan. Penguatan pelayanan publik, transparansi penanganan perkara, integritas personel, serta kedekatan polisi dengan masyarakat menjadi bagian dari upaya mewujudkan Polri yang profesional dan responsif.
Sinergi antara Polri dan masyarakat juga diharapkan semakin kuat untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Sulawesi Tengah, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi kehidupan sosial serta pembangunan daerah.








