99 Peserta Lolos ke Tahap Berikutnya, Kapolda Sulteng Tegaskan Seleksi Polri 2026 Berjalan Transparan

/ Foto : Bidhumas Polda Sulteng

Soalparigi.ID — Sebanyak 99 peserta penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di wilayah Sulawesi Tengah dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke tahapan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) II. Hasil tersebut ditetapkan dalam sidang penentuan peserta yang dipimpin langsung Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Brigjen Pol. Nasri, di Aula Rupatama Polda Sulteng, Kamis (4/6/2026).

Sidang tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses rekrutmen anggota Polri yang berlangsung secara bertahap dan kompetitif. Selain dihadiri jajaran pejabat utama Polda Sulawesi Tengah, proses penetapan hasil seleksi juga melibatkan pengawas internal maupun eksternal sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Kapolda Sulawesi Tengah menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Kehadiran unsur pengawasan dari berbagai pihak menjadi bagian dari upaya memastikan setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan hasil yang dicapai selama proses seleksi.

Dalam pelaksanaan sidang tersebut, pengawasan eksternal dilakukan oleh sejumlah unsur masyarakat, di antaranya perwakilan Front Pemuda Kaili, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Tengah, dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu. Keterlibatan berbagai elemen tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap proses penerimaan anggota Polri.

Data panitia menunjukkan bahwa jumlah peserta yang mengikuti tahapan seleksi terdiri atas 34 calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol), 426 peserta jalur Bintara, dan 11 peserta jalur Tamtama. Seluruh peserta sebelumnya telah mengikuti rangkaian seleksi administrasi dan pemeriksaan tahap awal yang menjadi syarat untuk mengikuti penilaian berikutnya.

Pada jalur Akademi Kepolisian, sebanyak delapan peserta dinyatakan lulus terpilih untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Dari jumlah tersebut, tujuh peserta merupakan pria dan satu peserta wanita. Sementara 26 peserta lainnya dinyatakan belum lolos pada tahap seleksi tersebut.

Untuk jalur Bintara, sebanyak 82 peserta berhasil melanjutkan ke tahapan berikutnya. Rinciannya terdiri atas 74 peserta pria dan delapan peserta wanita. Adapun 344 peserta lainnya belum berhasil lolos pada tahapan yang telah dilaksanakan.

Sementara itu, pada jalur Tamtama, sembilan peserta pria dinyatakan lulus terpilih dan berhak mengikuti proses seleksi lanjutan. Sedangkan dua peserta lainnya belum berhasil melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Secara keseluruhan, terdapat 99 peserta yang berhasil lolos dan akan mengikuti Pemeriksaan Kesehatan Tahap II sebagai bagian dari proses penyaringan menuju calon anggota Polri tahun 2026.

Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol. Nasri memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, tim penguji, serta unsur pengawasan yang telah mengawal proses seleksi hingga berjalan sesuai ketentuan. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan seleksi yang aman dan lancar merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang terlibat.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada koordinator pengawas, ketua pelaksana, seluruh ketua tim, serta panitia daerah Polda Sulawesi Tengah atas kinerja dan dedikasinya dalam mengawal seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 sehingga seluruh rangkaian seleksi penerimaan Tahap I dapat berjalan dengan aman, baik, dan lancar,” ujar Nasri.

Meski telah dinyatakan lolos pada tahap ini, Kapolda mengingatkan peserta agar tidak cepat berpuas diri. Ia menegaskan bahwa masih terdapat sejumlah tahapan yang harus dilalui sebelum dinyatakan memenuhi syarat menjadi calon anggota Polri.

Tahapan lanjutan yang akan dihadapi peserta meliputi Pemeriksaan Kesehatan Tahap II, uji kesamaptaan jasmani, penelusuran mental kepribadian, pemeriksaan psikologi tahap lanjutan, hingga proses administrasi akhir. Setiap tahapan memiliki bobot penilaian yang menentukan kelulusan peserta secara keseluruhan.

“Kepada peserta yang dinyatakan lulus terpilih, agar tetap fokus dan tidak berpuas diri karena masih terdapat tahapan seleksi berikutnya,” tegas Kapolda.

Di sisi lain, Brigjen Pol. Nasri juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil lolos. Menurutnya, kegagalan dalam seleksi bukan akhir dari kesempatan untuk menjadi anggota Polri. Hasil yang diperoleh dapat dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan dan mempersiapkan diri lebih baik pada seleksi mendatang.

Ia mengajak peserta yang belum berhasil untuk tetap menjaga semangat serta terus meningkatkan kemampuan fisik, akademik, maupun mental agar memiliki peluang yang lebih besar pada proses rekrutmen berikutnya.

“Kepada peserta yang dinyatakan lulus tidak terpilih, agar tidak berkecil hati. Jadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi dan motivasi untuk memperbaiki kekurangan sehingga dapat meraih hasil yang lebih baik pada seleksi penerimaan anggota Polri tahun berikutnya,” katanya.

Kapolda juga menegaskan bahwa seluruh hasil yang diputuskan dalam sidang merupakan hasil objektif yang dapat dipertanggungjawabkan. Penilaian dilakukan berdasarkan capaian peserta dalam setiap tahapan seleksi tanpa intervensi maupun perlakuan khusus.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen Polda Sulawesi Tengah dalam menerapkan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis atau BETAH yang menjadi pedoman dalam proses penerimaan anggota Polri.

Melalui sistem seleksi yang terbuka dan terukur, Polri berupaya menjaring calon anggota terbaik yang memiliki integritas, kompetensi, dan kesiapan untuk menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Polda Sulawesi Tengah berharap seluruh tahapan seleksi yang masih berlangsung dapat berjalan lancar hingga akhir proses. Dengan mekanisme yang objektif dan transparan, rekrutmen tahun 2026 diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia Polri yang profesional, berkualitas, dan mampu menjawab tantangan tugas kepolisian di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *