Soalparigi.ID — Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, menegaskan aparatur sipil negara (ASN) harus menjadi teladan dalam disiplin kerja, integritas, dan perilaku sosial di tengah masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat memimpin apel bersama ASN di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin (18/5/2026).
Dalam arahannya, Abdul Sahid menekankan penguatan disiplin birokrasi dan budaya kerja berintegritas menjadi fondasi utama dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Menurutnya, ASN tidak hanya bertugas menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan sosial sebagai representasi negara di tengah masyarakat.
Karena itu, seluruh ASN diminta mampu menjadi contoh dalam sikap, etika, kedisiplinan, dan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.
“ASN seyogyanya menjadi garda terdepan dalam membangun budaya kerja yang disiplin, bersih, melayani, dan berintegritas. Kehadiran ASN di tengah masyarakat harus mampu menghadirkan keteladanan, bukan hanya dalam pekerjaan, tetapi juga dalam sikap, etika, dan tanggung jawab sosial,” ujar Abdul Sahid.
Ia menegaskan perubahan budaya kerja birokrasi harus dimulai dari hal-hal mendasar, termasuk kedisiplinan waktu, tanggung jawab terhadap tugas, serta pola pelayanan yang cepat dan humanis.
Menurutnya, pelayanan publik yang baik hanya dapat tercipta apabila aparatur memiliki komitmen kerja yang efektif dan tidak menunda penyelesaian pekerjaan.
Karena itu, ia meminta seluruh ASN menghilangkan kebiasaan menunda pekerjaan yang berdampak pada lambatnya pelayanan kepada masyarakat.
“Orientasi pelayanan harus menjadi budaya kerja. Kalau bisa diselesaikan hari ini, maka selesaikan hari ini. Jangan membiarkan masyarakat menunggu akibat kelalaian birokrasi,” katanya.
Untuk memperkuat disiplin aparatur, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berkomitmen melakukan evaluasi berkala terhadap kehadiran dan kinerja pegawai melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Langkah tersebut dilakukan guna membangun sistem birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berbasis kinerja.
Selain menyoroti aspek pelayanan, Wakil Bupati juga memberi perhatian terhadap kebersihan lingkungan kerja di seluruh organisasi perangkat daerah.
Ia menginstruksikan seluruh OPD menghidupkan kembali budaya menjaga kebersihan kantor, mulai dari ruang kerja, halaman kantor, hingga fasilitas umum seperti toilet.
Menurut Abdul Sahid, lingkungan kerja yang bersih dan tertata akan menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman sekaligus mencerminkan kualitas pelayanan pemerintah daerah.
Dalam apel tersebut, Abdul Sahid juga mengumumkan rencana pelaksanaan tes urine bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.
Program tersebut akan dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan aparat kepolisian sebagai langkah preventif untuk memastikan lingkungan birokrasi bersih dari penyalahgunaan narkotika.
“Korps ASN harus bersih dari penyalahgunaan narkoba. Pencegahan harus dimulai dari internal birokrasi agar ASN tetap menjadi figur teladan yang menjunjung tinggi integritas dan nilai-nilai moral,” tegasnya.
Ia menilai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan ASN penting dilakukan karena aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan contoh kepada masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah ingin memastikan birokrasi berjalan sehat dan bebas dari perilaku yang dapat merusak integritas institusi.
Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan apel pagi secara tertib dan tepat waktu sebagai bagian dari pembentukan karakter birokrasi yang disiplin.
Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti disiplin mengikuti apel dan hadir tepat waktu menjadi cerminan tanggung jawab aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Ia meminta seluruh pimpinan OPD memberikan contoh nyata kepada pegawai agar budaya disiplin dapat tumbuh secara menyeluruh di lingkungan pemerintahan.
“Birokrasi yang kuat lahir dari kebiasaan kerja yang baik. Keteladanan harus dimulai dari pimpinan dan menjadi budaya bersama di seluruh lingkungan pemerintahan,” ujar Abdul Sahid.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap penguatan disiplin, budaya kerja, dan integritas ASN dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi pemerintahan.
Selain itu, langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang profesional, bersih, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong.






