Anwar Hafid Perkuat Berani Tangkap Banyak, Budidaya Ikan Jadi Tumpuan Ekonomi Baru

/ Foto : Adpim Pemprov Sulteng

Soalparigi.IDGubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid terus memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan sektor produktif. Hal itu ditunjukkannya lewat kunjungan ke kompleks budidaya ikan Nilan dan Sidak di Kampung Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Jumat (16/01/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan program unggulan Berani Tangkap Banyak, sebuah inisiatif strategis yang digagas untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Sulawesi Tengah, tidak hanya bertumpu pada sektor kelautan, tetapi juga perikanan darat.

“Ini salah satu peluang besar untuk merealisasikan program Berani Tangkap Banyak, agar tidak hanya di laut, tetapi juga di darat,” ujar Anwar Hafid.

Melalui program ini, Gubernur mendorong pengembangan budidaya ikan air tawar sebagai alternatif sumber pendapatan masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki potensi lahan dan ketersediaan air yang memadai.

Ia berharap ke depan setiap daerah di Sulawesi Tengah memiliki kawasan khusus budidaya ikan, sehingga masyarakat dapat mengembangkan usaha secara berkelanjutan dan mandiri.

“Impian saya, suatu saat ada tempat khusus untuk budidaya ikan Nilan dan Sidak, sehingga masyarakat di daerah lain bisa melakukan hal yang sama,” ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Anwar Hafid didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah, Yopie Morya Immanuel Patiro. Kehadiran pemerintah daerah menjadi penegasan dukungan Pemprov Sulteng terhadap pelaku usaha perikanan budidaya.

Selain itu, Anwar Hafid juga mengungkapkan rencana pengembangan kawasan budidaya berbasis kampung tematik, yang diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi lokal.

“Kita rencanakan pembentukan Kampung Tematik. Ini akan kami usulkan kepada Wali Kota Palu dan Bupati Sigi, masing-masing di Kelurahan Petobo dan Desa Mpanau,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa program Berani Tangkap Banyak tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penciptaan lapangan kerja serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nyata.

“Ini sangat luar biasa. Mudah-mudahan bisa membuka lapangan kerja dan menambah penghasilan masyarakat,” pungkas Anwar Hafid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *